PUBLIK

1 Jam Bercengkrama Dengan Micropon

INFOTANAHLAUT.COM-Selama kurang lebih 1 jam, wabup bercengkrama dengan micropon dan memberikan jawaban kepada warga Pelaihari lewat Radio Siaran Pemerintah Kabupaten Tanah Laut Tuntung Pandang FM, Rabu (12/4) pekan tadi.
Terhadap jalannya roda pembangunan di Kabupaten Tanah Laut, di sampaikan oleh wakil bupati Tala H Sukamta melalui media radio milik Pemkab Tala Tuntung Pandang FM.
Bak layaknya seorang penyiar, Wabup menyapa semua pendengarnya, kadang menggunakan bahasa Banjar, Jawa dan bahasa Indonesia.
Dalam siaran yang dilakukan wabup yakni menyampaikan pembangunan, beberapa sektor-sektor pembangunan, mulai dari pertanian, perkebunan dan lain sebagainya.
Seperti halnya pendengar bernama Yani warga Pelaihari yang menanyakan soal adanya cetak sawah yang gagal, dan Indek Pertumbuhan Manusia (IPM) yang masih tertinggal dengan daerah lain.
Mendangar pertanyaan itu, wabup pun memberikan jawaban, bahwa yang di katakana cetak sawah yang gagal itu tidak ada, kalau be;um fungi secara maksimal itu iya karena memang masih ada beberapa infrastruktur yang belum selesai seperti saluran itu belum sempurna, jadi memang belum berfungsi maksimal. Namun prinsipnya bahwa di musim kemarau di tempat itu masih bisa di tanami, yang dulunya hanya sebuah bondong yang tidak menghasilkan nilai ekonomis, dan sekarang sudah bernilai ekonomis. Memang ada yang masih terendam, sehingga tanamnya agak mundur atau belum bisa dua kali, tapi sudah peningkatan fungsi dari yang dulunya dan hal it uterus di upayakan supaya bisa berfungsi maksmimal, sehingga pula pendapatan masyarakat lebih baik lagi.
Sementara menyangkut IPM hal itu di Kabupaten Tanah Laut tidak tertinggal, memang IPM di Kalsel Kabupaten Tanah Laut berada di nomor 4, akan tetapi ada perubahan penilaian atau perubahan standar kemudian berada di nomor 6 atau posisi tengah, dan penurunan ini bukan karena kegagalan pembangunan, akan tetapi karena ada perubahan indikator,
Wabup juga menjelaskan, seringnya turun kelapangan, sehingga apa yang menjadi keluhan masyarakat, maka nantinya bisa di ambil satu kebijakan oleh pemerintah daerah.
Ada pula pendengar yang bernama Abdul Wahid menanyakan aspirasi dalam bahasa Banjar, dimana belumnya ada perbaikan jalan di belakang kantor desa di Desa Sungai Jelai Kecamatan Tambang Ulang, dimana jalan itu merupakan jalan usaha tani bagi warga menuju sawah maupun kebun, termasuk jalan untuk menuju ternak ayam ras, serta belum sampainya tiang listrik kerumah, jika memasang dengan jarak yang cukup jauh, di takutkan kabelnya semerawut, karena banyak pohon-pohon .
Atas pertanyaan itu wabup menjelaskan, untuk kondisi jalan akan dilakukan pengecekan terlebih dahulu bersama dinas terkait, apakah nanti soal jalan itu di biayai dari dana kabupaten atau melalui dana desa, karena ada klasifikasi masing-masing. Kalau semisal hanya pengerasan jalan, itu cukup dari dana desa, namun kalau sampai pengaspalan, maka itu tugas kabupaten, namun sebelumnya akan di lihat oleh tim fungsinya untuk apa, kemanfaatannya apa, dengan harapan agar uang yang di keluarkan akan efektiv dan efisen. Sementara menyangkut listrik sudah koordinasi dengan PLN, dan dari PLN memang ada memberikan jawaban bahwa di situ memang kekurangan daya, sehingga belum bisa menambah sambungan jaringan, dan berharap tahun ini jika daya sudah cukup, maka bisa di sambungkan.
Wabup sendiri cukup lega dengan adanya partisipasi pendengar, dan hal ini menjadi hal yang di tunggu-tunggu warga. baz

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook