PENDIDIKAN PUBLIK

15 Siswa SMP Negeri 1 Kesurupan

INFOTANAHLAUT.COM-Para siswa di SMP Negeri 1 Pelaihari sontak menjadi ketakutan, sehingga oleh pihak sekolah lebih awal memulangkan siswa untuk mengindari bertambah banyaknya siswa yang kesurupan. Sebanyak 15 orang siswa yang rata-rata kelas 1 7F ini mengalami kesurupan, pasalnya di kelas tersebutlah menjadi tempat siswa yang kesurupan.

Kejadiannya berlangsung selama kurang lebih 1 jam, Senin (16/1) sekitar pukul 12.30 wita, di saat siswa akan menghadapi istirahat kedua.

Kepala sekolah SMP Negeri 1 Drs.Iriansyah mengatakan, awalnya memang ada satu siswa yang di yakini agak lain dari siswa lain, atau dalam bahasa lain memiliki pasangan (gampiran) dari mahluk alam lain.

“anak tersebut kadang-kadang mengalami pingsan, dan kita sudah sarankan ke orang tuanya untuk di bawa pulang guna istirahat. Namun pada hari kemarin memang ada orang yang tahu (paranormal) yang bisa melihat gampiran anak tersebut,” kata Iriansyah.

Ia menambahkan, memang pada hari kemarin mau di adakan selamatan, dengan membuatkan bubur merah dan bubur putih, namun pelaksanaan selamatan gagal, sehingga dari itulah barangkali mahluk yang di katakana gampiran tersebut marah, sehingga membuat siswa yang di gampiri itu kesurupan di sertai teriakan-teriakan, hal itulah yang pada akhirnya menular ke siswa lain di kelas 1 7F sebanyak 15 orang.

Dengan kondisi yang serba panic, siswa lain yang tidak kesurupan di kumpulkan di lapangan upacara, dan di beri arahan untuk tetap tenang, dan di pulangkan lebih awal untuk mengindari semakin banyaknya siswa yang kesurupan.

“setelah di berikan bubur merah dan bubur putih berikut beberap gelas air kopi atas inisiatif guru, suasana pun dapat tenang, karena oleh guru agama yakni Mujani dan M. Sadat mencoba membacakan doa-doa. Bahkan salah seorang guru bahasa Inggris yakni ibu Eni pun sempat ikut kesurupan,”jelas Iriansyah pula.

Di sekolah ini konon tidak sekali ini saja terjadi hal demikian, di bulan Desember 2016 lalu bahkan pernah terjadi di saat ada perkemahan pramuka pada malam hari.

Sementara itu, Bagus salah seorang siswa  SMP Negeri 1 yang menjemput anaknya mengatakan, ia kaget kenapa pulang sekolah tidak seperti jam biasa pulang.

“anak saya ketakutan sekali, karena melihat dan mendengar teriakan-teriakan siswa lain yang keserupan, namun untungnya di pulangkan lebih awal jam pulang sekolah,”ungkapnya.

Lokasi kelas di mana terjadinya belasan siswa kesurupan itu berada di lantai dua, dimana sebelum menuju kelas harus terlebihh dahulu melewati lorong anak tangga.baz

 

3
60%
like
0
0%
love
2
40%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook