BENCANA

2 Hari Api Bakar Lahan Rawa

INFOTANAHLAUT.COM- Selama 2 hari lalu tepatnya pada Sabtu (14/07/2018) kemarin api membakar lahan rawa di Desa Pandahan Kecamatan Bati-Bati,tepatnya barada persis di depan SDN Pandahan 2 sekitar pukul 18.00 wita. Di perkirakan api membakar lahan seluas kurang lebih 2 hektar,namun berkat kerjasama antara petugas pemadam kebakaran bersama warga setempat api dapat di padamkan dan tidak sampai merembet ke pemukiman warga yang hanya berjarak kurang lebih 100 meter. Untungnya di lokasi kebakaran tersebut terdapat bekas galian parit yang memanjang sehingga air dapat tertampung dan para petugas pemadam serta warga tidak mengalami kesulitan mendapatkan air.
Sementara itu pada hari Minggu (15/07/2018) kebakaran lahan rawa kembali terjadi di Desa Gunung Raja Kecamatan Tambang Ulang atau berada persis di belakang sebuah SPBU dan sebuah rumah makan (Rest Area) sekitar pukul 14.00 wita. Kencangnya tiupan angin membuat api kian berkobar hingga di perkirakan 3 hektar lahan yang di tumbuhi tanaman Bondong yang mulai mengering tersebut terbakar.
Akibat kebakaran juga cukup mengganggu arus lali lintas di jalan poros Banjarmasin menuju Pelaihari begitu sebaliknya dengan jarak pandang hanya 100 meter. Dengan kondisi demikian para pengendara sepeda motor maupun kendaraan roda empat harus memelankan kecepatan kendaraan.
Sejumlah petugas dari relawan dan barisan pemadam kebakaran pun sebagian mencoba ikut memberikan tanda kepada pengguna jalan raya agar berpelan-pelan.
Petugas pemadam kebakaran yang turun kelokasi kebakaran lahan yakni pemadam dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tala sebanyak 3 unit,Sat Pol PP dan Damkar 2 unit,2 unit dari Manggala Agni,pemadam dari Kecamatan Bati-Bati,relawan BPK Balirejo,BPK Palam serta anggota BPK Arisa.
Petugas pemadam sebagian ada yang menyemprotkan air dari armada pemadam di posisi pinggir jalan,sementara petugas lainnya sambil membawa selang air bersama mesin pompa air portable menerobos lahan rawa yang mengering.
Menurut Edwin Sihol koordinator relawan Respon Cepat (RC) 113 Tala yang berada di lokasi kebakaran mengatakan,untuk mendukung para petugas pemadam maka di tambah 1 unit ambulance Pemkab Tanah Laut di bawah kendali RC 113 Tala untuk bantuan medis sebagai antisipasi jika para petugas pemadaman api banyak menghirup asap saat melakukan pemadaman api atau barangkali mengalami insiden saat pemadaman api.
“ahamdulillah api dapat di padamkan sehingga tidak merembet ke SPBU dan rumah makan tersebut,dan pasca pemadaman api para petugas pemadam dalam keadaan baik-baik saja,mereka pun di berikan oksigen karena mereka banyak menghirup asap kendati menggunakan masker namun masih di rasa asap terhirup,”Edwin.
Pasca di padamkannya api,sejumlah petugas pemadam berikut sebagian tetap bersiaga di sekitar lokasi untuk antisipasi kalau api sewaktu-waktu menyala,dan sebagian kembali ke posnya masing-masing.
Untuk di ketahui bahwa jika ada unsur kesengajaan dari pemilik lahan untuk membuka lahan dengan cara membakar lahan,maka hal tersebut melanggar Undang-Undang. Sesuai dengan Undang-Undang nomor 41 tahun 1999,maka pelaku pembakaran hutan di ancam penjara selama 15 tahun dan denda sebesar Rp 5 milliar rupiah.
Terhadap kebakaran lahan yang terjadi selama 2 hari ini di Desa Pandahan Kecamatan Bati-Bati dan di Desa Gunung Raja Kecamatan Tambng Ulang,oleh pihak Polres Tala masih melakukan penyelidikan.
Kapolres Tala AKBP Sentot Adi Dharmawan di konfirmasi mengatakan,sejauh ini belum ada laporan,namun demikian Polri dan stake holder terkait masih fokus pada pemadaman api,katanya.Tung

2
100%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook