PUBLIK

Pupuk Mantan Dandim Digandrungi Poktan

INFOTANAHLAUT.COM-Mantan Dandim Kodim 1009 Pelaihari Letkol Infanteri Hasto Respatyo yang kini menjabat sebagai Waaster Kodam VI Mulawarman Balikpapan, dalam penemuannya menciptakan pupuk organik (cair) dalam kemasan botol isi 1 liter dengan khas warna kuning itu, kini produk pupuk organik mantan Dandim Kodim 1009 Pelaihari itu di gandrungi petani, salah satunya di kelompok tani Sumber Rejeki Desa Gunung Makmur Rt 16/06 Kecamatan Takisung yang beranggotakan 27 orang.

Saat di temui di kelompok tani tersebut, Selasa (7/3) kemarin, sejumlah anggota kelompok tani memperlihatkan hasil yang telah di dapat dengan menggunakan pupuk cair produksi Kodim 1009 Pelaihari di bawah binaan mantan Dandim Kodim 1009 Pelaihari Letkol Infanteri Hasto Respatyo tersebut.

Ketua Poktan Sumber Rejeki Gumiran mengatakan, saat sebelum menggunakan pupuk cair itu, tanaman Lombok hijau yang di tanam di lahan seluas setengah hektar daunnya muncul warna kuning-kuning, di samping pada sisi daun tanaman Lombok juga terdapat ada gulungan-gulungan.

“setelah di coba menggunakan pupuk cair itu, kurang lebih selama 2 hari daun-daun nampak segar,dan Lombok terlihat segar serta agak panjang,”terang Gumiran.

Pupuk organik yang di gunakan tersebut juga tidak luput dari pengawasan dan penyuluhan dari Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Holtikulutra dan Perkebunan Tanah Laut yakni Hj.Latifah Hani.

Menurut Gumiran pula, kami akhirnya mencoba membuat pupuk cair tersebut sesuai arahan Hasto dan hasilnya setelah di coba ketanaman lombok, hasilnya sangat baik, dan diakui agak berbeda dengan pupuk pabrikan lainnya, berharap ada peningkatan produksi setelah menggunakan pupuk cair tersebut, disamping itu pupuk cair ini dapat di gunakan kejenis komoditi lain seperti padi, jagung dan tanaman sayuran lainnya, selain bahannya mudah di dapatkan yakni urine ternak sapi serta bekatul.

Poktan Sumber Rejeki juga tidak semata-mata bergelut dengan tanaman sayuran maupun pangan, namun ada pula yang menggeluti ternak sapi dan tanaman karet.

Sementara itu PPL Desa Gunung Makmkur Hj. Latifah Hani mengatakan, bahwa dengan adanya penerapan dan bimbingan mengenai pupuk cair ini, maka Poktan dapat mengadopsi tehnololgi mengenai pupuk cair yang sangat berguna bagi tanaman.

“melalui pupuk cair ini sendiri petani jelas berharap ada peningkatan produksi, dan pada tahap percobaan pupuk ketanaman sudah mencapai 4 hektar, kendati masih belum panen namun melihat hasil yang di dapat, maka optimis produksi Lombok dapat meningkat,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Letkol Infanteri Hasto Respatyo mengungkapkan, bahwa dari ilmu pengetahuan yang di dapat saat bertugas di Kodim 1009 Pelaihari, produk pupuk cair ini sudah di uji coba beberapa kelompok tani, dan hasilnya memang dapat membuat tanaman menjadi tumbuh bagus.

“harapan kedepan petani dapat mandiri membuat sendiri, di samping biaya murah, dan bahan bakunya mudah di dapatkan,” jelasnya.baz

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook