PUBLIK

4 Rumah Bakal Disterilkan

INFOTANAHLAUT.COM-Proyek besar Rumah Sakit H.Boejasin Pelaihari di Kelurahan Sarang Halang masih menyimpan permasalahan akses jalan masuk. Kendati Pemkab Tanah Laut telah menyiapkan saldo sebesar Rp 2 milliar untuk proses pembebasan lahan masuk, namun masih belum deal untuk bisa mulusnya jalan masuk ke rumah sakit.
Pemkab pun ekstra putar otak agar akses utama ke fasilitas kesehatan bagi masyarakat itu bisa terkoneksi langsung.
Dalam penentuan akses utama, ada 4 buah rumah yang harus di ganti oleh Pemkab Tala, pasalnya ke 4 buah rumah tersebut berada persis pada koordinat jalan masuk utama. 2 rumah beton dan 2 lagi rumah kayu.
Sejalan dengan penetapan lokasi jalan masuk ke rumah sakit, Selasa (6/8) kemarin, Sekretaris Daerah (Sekda) Tala Drs.Syahrian Nurdin bersama jajaran Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (DPUPRP), Tadjudin Noor Efendi Kabag Tata Pemerintahan (Tapem) melihat lebih dekat posisi yang bakal di jadikan jalan masuk ke rumah sakit.
Dalam keterangan persnya Sekda mengatakan, hal ini sebagai upaya dari Pemkab Tanah Laut untuk membuat satu jalan altenatif, dan memang ada 4 buah rumah yang akan di bebaskan, kemudian juga melihat pada kontur tanahnya cukup keras, dengan lebar kurang lebih 21 meter.
“Berharap tentunya dengan pembebasan lahan ini rencana jalan alternatif bisa segera bisa di realisasikan di tahun ini pembebasannya, dan di tahun 2020 pelaksanaan pembangunannya, ancar-ancar anggaran Rp 2 miliiar yang sudah terpasang pada Daftar Isian Pengguna Anggaran (DIPA), dan dalam Penilaian harga bangunan dan harga tanah di tentukan dari lembaga indevenden,” jelas Sekda.
Dengan alternatif baru akses menuju ke rumah sakit, Pemkab Tala dapat menekan anggaran berkisar 70 persen, pasalnya dari lokasi jalan awal setelah di cros cek di butuhkan pembangunan jembatan, dan di jalan alternatif tidak harus membangun jembatan.
Sememtara itu Jauhari salah seorang warga setempat yang rumahnya masuk dalam proses pembebasan lahan tidak mempermasalahkan.
Menurutnya, dari awal membuka akses jalan ke rumah sakit pun saat itu dirinya sejak tahun 2016 lalu. Bahkan saat ada insiden penutupan jalan sebelumnya di arahkan ke jalan alternatif ini.
“Seratus persen dari A sampai Z jika itu menyangkut harga tanah yang di bayarkan Pemkab setuju saja, terlebih dalam jangka panjangnya ini adalah fasilitas kesehatan terbesar di Tanah Laut yang memang sangat di butuhkan warga,”ucapnya.Tung

2
100%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook