HUKUM

484 Pelanggar Terjaring Saat Operasi Zebra Intan

INFOTANAHLAUT.COM- Wajah Rianto warga Desa Martadah Kecamatan Tambang Ulang nampak sedikit tersenyum saat ia bersama puluhan orang lainnya harus dengan sabar menunggu antrian pembayaran pelanggaran lalu lintas di luar pagar kantor Kejaksaan Negeri Pelaihari,Selasa (13/11/2018). Rianto terkena rajia Operasi Zebra Intan 2018 yang di gelar selama 14 hari lalu.
Ia mengaku terjaring rajia karena tidak mempunyai SIM saat hendak menuju tempat kerjanya menggunakan sepeda motor dan di tilang petugas dari Satlantas Polres Tala. Denda yang harus di bayarkan Rianto sendiri sebesar Rp 200.000.
Dari hasil operasi zebra intan 2018 terhadap kendaraan roda dua di Kabupaten Tanah Laut telah terjaring 484 pelanggaran beragam baik roda dua dan empat seperti tidak memiliki SIM, pajak kendaraan mati dan lain sebagainya.
Sejumlah pelanggaran lalu lintas yang telah terjaring dalam rajia yang telah dilakukan Satuan Polisi Lalu Lintas Polres Tala selama beberapa hari, harus dengan sabar memasuki loket tilang di kantor Kejaksaan Negeri Pelaihari, karena oleh petugas Satpam hanya di batasi 20 orang masuk ke loket tilang, begitu seterusnya sampai habis antrian.
Kasi Pidana Umum (Pidum) Agung.Wijayanto,SH mengatakan, ada sebanyak 484 pelanggran tilang dari hasil operasi zebra 2018.
“Bentuk pelanggaran bermacam-macam, ada yang tidak punya SIM, tidak punya STNK, tidak menyalakan lampu utama, dan untuk dendanya rata-rata Rp 200.000 sampai Rp 400.000, dengan total keseluruhan Rp 91.556.000,”jelas Agung.
Ia menambahkan, untuk tahun ini pelanggaran mengalami penurunan di banding tahun sebelumnya. Ditahun sebelumnya sebanyak 700-an. Kesadaran masyarakat sudah mulai tinggi untuk berlalu lintas dengan kelengkapannya, di harapkan para pelanggar yang tidak punya SIM untuk bisa memilikinya.Tung

1
50%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
1
50%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook