LIPUTAN KHUSUS

52 Tahun Tanah Laut Ku Kini

INFOTANAHLAUT.COM- Tanggal 2 Desember 2017, Kabupaten Tanah Laut telah berusia 52 tahun. Dalam perjalanan sang waktu, obsesi para pemimpin daerah ini begitu menginginkan agar di masyarakatnya terjadi peningkatan kesejahteraan.

Duet kepemimpinan bupati Bambang Alamsyah beserta wakil bupatinya H.Sukamta terus berupaya bersama jajaran kabinetnya membangun daerah ini dari semua sektor.

Pembenahan dan percepatan di segala sektor terus di genjot, dengan tujuan akhir terjadi perubahan yang mengarah kepada kemajuan daerah, semua juga akan berimbas pada majunya kabupaten paling selatan dari provinsi Kalimantan Selatan ini.

Dengan mengemban sebuah prinsip “Bagawi Manuntung, Pembangunan Didukung, Tanah Laut Bauntung”, maka Kabupaten Tanah Laut 1 dari sekian daerah lainnya di Indoonesia ini pun mendapat satu kepercayan dari Pemerintah Pusat yang di tetapkan sebagai kawasan strategi nasional oleh Presiden RI Joko Widodo dan kawasan pengembangaan industri di luar puau Jawa, maka kedua hal tersebut menjadi sebuah PR besar yang harus di selesaikan.

Di tengah-tengah perjalanan selama kepemimpinan daerah, mungkin masih banyak hal-hal lain di masyarakat yang belum tergarap, mengingat keterbatasan anggaran yang harus di lakukan pembagian secara merata. Aspirasi masyarakat yang di lontarkan dalam forum resmi atau spontan langsung, menjadi barometer untuk selanjutnya bagi Pemkab Tanah Laut dapat mendesainnya, memilahnya, dan menentukan mana skala prioritas.

Tidak tergarap, barang kali bukan acuh, tapi di butuhkan sebuah konsep dan penyusunan planning (perencanaan) yang jelas, agar tepat sasaran, efektif dan efisien, sehingga tidak asal anggaran di keluarkan kalau toh pada akhirnya menjadi sebuah hal yang tidak tepat dan fatalnya berujung pada persoalan hukum.

Tulisan ini barangkali secuil mewakili dari sejibun persoalan di daerah ini, baik persoalan ekonomi, sosial, budaya, hukum serta politik. Era keterbukaan sekarang, hal itu pun berharap dan sejatinya di pakai oleh segenap pemangku kebijakan dan pemimpin di daerah ini, pendek kata tidak akan anti dengan saran serta kritik untuk sama-sama saling evaluasi hingga bermuara kepada sebuah pencapaian kesejahteraan di masyarakat, walaupun pahitnya sebuah kritikan, tapi tentu dari yang pahit akan berbuah sebuah hal yang manis.

Masyarakat tentu akan merasa memiliki rasa nasionalisme di daerahnya sendiri, jika saling bersinergi antara program Pemkab Tanah Laut dengan kondisi real di tengah-tengah masyarakat yang memang benar-benar real di butuhkan, dan buka asal di kerjakan, terlebih “Asal Bapak Senang” (ABS).

Tapi yakinlah, program pembangunan yang di kantongi Pemkab Tanah Laut memiliki tujuan jangka panjang, dan bukan jangka pendek terlebih jangka sesaat semata, karena semua akan kembali di nikmati dan di rasakan masyarakat di bumi Tuntung Pandang, dan yakinlah pula, bahwa saran dan kritik warga sebagai salah satu asupan energi yang sangat di butuhkan, agar tidak salah kaprah, asal-asalan dan seadanya.

Catatan terkini, pada usia ke 52 tahun Kabupaten Tanah Laut ini, merupakan usia yang seiring dengan akan berakhirnya masa jabatan bupati Tala Bambang Alamsyah dan wakil bupati Tala H.Sukamta, dan di tahun 2018 merupakan tahun persembahan politik bagi masyarakat di Kabupaten Tanah Laut untuk kembali menentukan pimpinan baru mereka kurun waktu 5 tahun kedepan.

Wasallam

Tim Redaksi

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook

Tentang Penulis/Jurnalis

Tim Jurnalis

Tim Jurnalis

Kami akan selalu berusaha memberikan informasi yang aktual dan terpercaya kepada pembaca setia infotanahlaut.com. Semoga media ini bisa menjadi media penambah khasanah informasi khususnya dari Kabupaten Tanah Laut.