SENI & OLAHRAGA

Ada Gatot Kaca Di Pertasi Kencana

INFOTANAHLAUT.COM-Tokoh pewayangan Jawa yang di juluki punya otot kawat,tulang besi dan juga bisa terbang alias si Gatot Koco,Sabtu malam (21/12) kemarin datang ke halaman Stadion Pertasi Kencana Pelaihari. Kedatanggannya ingin membawa cerita kepada masyarakat di Kabupaten Tanah Laut tentang membangum sebuah daerah atau “Mbangun Projo” dalam bahasa Jawanya.
Namun kedatangan Gatot Koco dalam sebuah pagelaran Wayang Kulit dengan lakon Gatot Kaca Mbangun Projo.
Selaku dalang dalam pagelaran tersebut Ki Wegig Sutoyo dari Karang Anyar,Boyolali.
Sebelum cerita wayang di mulai,Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tala Abdillah M.Pd mengatakan,acara tersebut di samping untuk memberikan hiburan kepada masyarakat,juga dalam rangka pelestarian budaya bangsa Indonesia terlebih saat ini Indonesia berada di era industri 4.0 dengan teknologi yang begitu maju,terutama teknologi informasi komunikasi,pihaknya ingin agar bangsa Indonesia khususnya Kabupaten Tanah Laut maju dengan teknologi namun juga tetap memelihara budaya.
Tentu judul Gatot Kaca Mbangun Projo tersebut mengisyaratkan pesan dalam rangka membangun Tala untuk menjadi yang terdepan di Kalimantan Selatan,ujar Abdillah.
Sementara itu,Bupati Tala H. Sukamta dalam sambutannya mengatakan,seluruh rangkaian kegiatan hari jadi Tala di tutup dengan pagelaran wayang kulit Jawa. Pihaknya menyampaikan terima kasih kepada seluruh rakyat Tala karena telah menyambut hari jadi dengan penuh semangat dan keikhlasan. Hal tersebut terlihat dengan adanya berbagai macam perlombaan di tingkat Kecamatan sehingga hari jadi Kabupaten Tala lebih bermakna.
Mudah-mudahan dengan hari jadi Kabupaten Tala ke-54,kebersamaan dan semangat untuk membangun Tala yang lebih maju bisa di tingkatkan,harap Sukamta.
Memulai pagelaran,Sukamta pun menyerahkan wayang tokoh Gatot Koco kepada sang dalang.
Masyarakat pun antuias mendatangi pagelaran wayang kulit Jawa tersebut,tak pandang dari suku mana pun saling membaur,walau ada yang tidak mengerti tentang bahasa Jawa,namun perbedaan itu bukan menjadi alasan untuk datang dan melihat lebih dekat tentang kesenian wayang kulit.
Kurang lebih sampai pukul 05.00 wita pagi,pagelaran wayang kulit tersebut berakhir.Tung

0
0%
like
1
100%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook