HUKUM

Agus Ke Sukamiskin Budi Pegang Rutan Kelas 2B Pelaihari

INFOTANAHLAUT.COM- Pucuk pimpinan kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Pelaihari kelas 2B terjadi pergantian. Semula hanya statusnya Pelaksana Tugas (Plt) kepala Rutan kelas 2B di pegang oleh Agus Sarwoko,SH maka ia selanjutnya mendapat amanah menjabat tugas baru sebagai kepala Lapas Sukamiskin di Bandung, dan pucuk pimpinan kepala Rutan Pelaihari kelas 2B yang baru di jabat oleh Budi Suharto, A.Md,IP,s,SH.
Prosesi serah terima jabatan kepala Rutan Pelaihari kelas 2B,Sabtu (1/09/2018) di aula Pengayoman Rutan kelas 2B Pelaihari. Diawali dengan penandatanganan serah terima jabatan antara pejabat lama dengan yang baru di hadapan kepala kantor wilayah Kemenkum HAM Kalsel Perdinan Siagian, SH.
Pejabat kepala Rutan Pelaihari kelas 2B yang lama Agus Sarwoko mengatakan, selama 1 bulan bertugas tentu banyak kenangan walau hanya sebentar. Saat ini warga binaan di Rutan Pelaihari kelas 2B sebanyak 399 orang,dengan petugas sebanyak 57 orang.
“Alhamdulillah ada mendapat tambahan petugas baru sebanyak 23 orang,”katanya.
Sementara itu kepala Rutan Pelaihari kelas 2B yang baru Budi Suharto, A.Md,IP,s,SH menyampaikan sedikit perjalanan karierya di lingkungan Rumah Tahanan di beberapa daerah di Indonesia.
Terkait dengan tugas kata Budi, tugas awalnya di Papua Manokwari selama 14 tahun, kemudian mutasi ke Sumbawa Besar selama 1 tahun. Di lanjutkan mutasi ke daerah Ambarawa Jawa Tengah, di Lapas Bekasi selama 3 tahun, dan ke Balai Kemasyarakatan di daerah Bukit Tinggi Sumatera selama 1,5 tahun,serta kini di Rutan Pelaihari kelas 2B Pelaihari.
“Mohon ijin sebagai orang baru mohon dukungan dan arahan kepada senior dalam rangka tugas selama di Rutan Pelaihari kelas 2B, serta wellcome terhadap kritikan dan saran yang membangun demi majunya Rutan Pelaihari kelas 2B,”kata Budi.
Di kesempatan itu turut berhadir Asisten II Ir.Noor Hidayat mewakili Pemkab Tanah Laut.
Noor Hidayat mengatakan, Pemkab Tanah Laut berharap kerjasama yang terjalin selama ini untuk terus di tingkatkan,dan semoga amanah serta membawa kemajuan dalam mengemban tugas di Rutan Pelaihari kelas 2B.
Ditempat yang sama kepala kantor wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM Kalsel Perdinan Siagian, SH menekankan bahwa mutasi sudah merupakan regulasi dari pemerintah, sehingga tidak ada istilah kenapa dan ada apa,semua sudah melalui test asesement dan lain sebagainya.
“Seperti halnya tugas baru ke Lapas Sukamiskin karena ada peristiwa Operasi Tangkap Tangan (OTT),maka perlu segera dilakukan pengisian jabatan kepala rutannya,”kata Perdinan.
Perdinan juga menegaskan, kepada Budi sebagai kepala Rutan Pelaihari kelas 2B untuk menjalin dengan stake holder, tidak bisa kerja sendiri saat ada kejadian dan butuh bantuan.
Perdinan juga memaparkan tentang kondisi Lapas Banjarmasin yang sudah over kapasitas bahkan nomor 1 se Indonesia yang hampir di huni 3.000 orang, dengan kondisi demikian jangan sampai terjadi insiden seperti di Pekanbaru dan Jambi yang kisruh di lapas. Pada Lapas Banjarmasin sendiri 60 persen warga binaanya adalah kasus narkoba yang lebih banyak pengedar dari pada pemakai. Pengeder sendiri hanya di lapisan masyarakat bawah,sehingga yang namanya darurat narkoba memang sudah sangat megkhawatirkan karena semakin hari semakin banyak di temukan.
“Lakukan pembinaan dan bukan pembinasaan karena namanya juga warga binaan agar kelak ketika bebas mereka mendapat keyakinan dan di terima serta membaur dengan masyarakat”tutup Perdinan.
Sertijab juga di hadiri unsur Forkopimda Tanah Laut, serta segenap Sipir Rutan Pelaihari kelas 2B.Tung

1
33%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
2
66%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook