KECELAKAAN

Aini Mengaku Sering Diejek Isteri

INFOTANAHLAUT.COM- Aini bin Bahran (37) warga Desa Tambak Karya Rt 1 Kecamatan Kurau yang di tetapkan sebagai pelaku atas pembunuhan terhadap isterinya sendiri Arbainah binti Warjan (35) pada kejadian yang terjadi pada Selasa (23/5) sore sekitar pukul 15.30 wita di Desa Bawah Layung Rt 1 Kecamatan Kurau, ia mengaku kalau aksinya yang di bilang sadis tersebut dilakukan lantaran sering di ejek oleh isterinya.
Di hadapan Kapolres Tala AKBP Sentot Adi Dharmawan, Wakapolres Tala Kompol Iwan Hidayat, Kabag Ops kompol Wahyu dan Kasat reskrim AKP Ade Papa Rihi, Aini tidak terlalu banyak bicara, Rabu (24/5) di kantor Polres Tala.
Aini lebih memilih diam sementara sejumlah pertanyaan di tujukan kepadanya, namun terkadang mengangguk-anggukan kepalanya saja.
Perbuatan Aini yang sangat sadis ini pun akhirnya dalam kurun waktu 3 jam pasca ia membunuh isterinya dengan menggunakan sebuah balok kayu ulin panjang 50 cm, atau kerap di gunakan untuk tongkat rumah bagi budaya Banjar ini dapat terungkap. Informasi cepat dari masyarakat setempat bersama jajaran Polsek Kurau, Aini tak berkutik dan langsung di evakuasi ke kantor Polres.
Bagi Kapolres Tala pun nampak keheranan ketika melihat sebuah balok kayu ulin itu, pasalnya cukup berat dan panjang. Kapolres sendiri saat mencoba mengangkat balok kayu ulin itupun nampak keberatan, di butuhkan tenaga ekstra untuk mengangkatnya paling tidak harus kedua tangan menangangkatnya. Namun bagi Aini saat menghabisi nyawa isterinya mengaku hanya dengan menggunakan satu tangan semata, barangkali apakah karena emosi memuncak sehingga ada kekuatan untuk menangkatnya.
Kapolres pun langsung berdialog dengan pelaku, dan memang diakui pelaku saat itu ia minta di buatkan minuman kopi namun oleh isteri di ejek dengan membuka celana dan menunjukkan pantatnya ke muka Aini.
Aini pun tambah kesal, maka naik pitam dan memukul isterinya dengan sebuah balok kayu ulin ke bagian kepala, bahkan sebanyak 2 kali melakukan pemukulan ke bagian kepala.
Pembunuhan yang dilakukan oleh Aini bersifat spontanitas dan tidak terencana karena barang bukti balok kayu ulin pun di ambil lantaran dekat TKP, tepatnya di delak pintu dapur sebagai tangga untuk ke dapur.
“pelaku akan di periksa masalah kejiwaannya, dan ia di jerat pasal 338 KUHP tentang pidana pembunuhan ancaman 12 tahun penjara, namun juga akan di lihat status perkawinananya jika sah maka di lapis dengan KDRT,” jelas Kapolres.baz

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook