PUBLIK

Ajak PU Hitung Secara Tehnis Pasca Banjir

INFOTANAHLAUT.COM-Raut wajah warga Desa Sungai Bakar yang menjadi korban banjir bandang pada Kamis (26/1) kemarin terpancar sedikit senyuman, manakala bupati Tanah Laut Bambang Alamsyah bersama Plt Sekda Syahrian Nurdin, kepala BPBD Tala dan pejabat lainnya termasuk dinas tehnis yakni Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan, Jum’at (27/1) kemarin mendatangi lokasi pasca banjir bandang.

Pagi itu, bupati awalnya melihat langsung jalan poros yang putus di Desa Bajuin sepanjang 3 meter.

Kondisi darurat jembatan yang sementara di buat dari batang pohon kelapa itu sudah bisa di lewati kendaraan roda dua, namun warga yang melintas pun nampaknya harus hati-hati jika melintas jembatan tersebut.

Bupati juga melihat langsung kondisi areal persawahan yang sudah tertanam padi, akan tetapi rusak akibat banjir.

bupati pun, nampak berdialog dengan dinas tehnis ini, sembari merancang-rancang untuk perbaikan infrastruktur yang rusak akibat banjir.

Meneruskan peninjauan, bupati menuju Desa Sungai Bakar yang kondisi saat banjir bandang datang lebih parah, bahkan menghanyutkan rumah Kusasi beserta isinya saat banjir bandang dating dan hanya tersisa pondasi rumah.

Kusasi saat itu bersama warga lainnya tengah mengumpulkan sejumlah material rumah, seperti jendela rumah, dinding rumah, pintu dan lainnya yang terhanyut hingga sampai kedalam hutan pohon Aren.

Dilokasi tersebut, bupati sambil pula mengamati aliran sungai setempat yang menjadi jalannya air banjir bandang hingga menyusuri semak-semak bersama Dinas PU.

Jembatan yang besar dan rusak di beberapa titik, juga tidak luput dari pengataman bupati, bahkan untuk melihat kondisi jembatan bupati pun harus turun ketepian sungai dan mencermati struktur jembatan dari bawah.

Setelah melakukan pengataman di beberapa titik kerusakan, dalam keterangan persnya bupati mengatakan, curah hujan yang turun kemarin memang tidak seperti biasa, karena sungai pun tidak mampu menampung air hujan yang turun dari pegunungan Bajuin, dan dari keterangan warga kepada saya, bahwa selama kurun waktu 20 tahun berlalu, baru tahun ini yang banjirnya cukup dahsyat, sehingga membawa dampak kerusakan kepemukiman penduduk.

“dari Pemkab Tanah Laut pun langsung ambil sikap cepat, dinas PU langsung mengerahkan alat berat untuk membereskan longsoran tanah di gunung Batayak Desa Pemalongan, dan saya hadir kelokasi untuk menghitung secara tehnis, karena pengerjaan normalisasi semua pasca banjir tidak bias tanpa ada perhitungan tehnis. Termasuk mendata warga yang menjadi korban untuk selanjutnya dinas sosial yang menyalurkan bantuan,” katanya.

Bupati menambahkan, kalau hitungan secara kasar bias dilakukan pengerjaan dengan penunjukan langsung, seperti jalan yang putus, karena tidak terlalu lebar danp anjang, pendek kata tidak melalui lelang dan melalui kegiatan langsung dari APBD.

Bupati juga memberikan bantuan kepada korban banjir bandang ini kepada warga Desa Sungai Bakar.

Seperti di ketahui, banjir bandang dating sekitar pukul 03.00 wita pada Kamis kemarin itu di sertai dengan material batu dan batang pohon-pohon, sehingga membuat sejumah rumah warga mengalami kerusakan.

Akibat curah hujan yang tinggi di Kecamatan Bajuin juga terdapat tanah longsor yakni gunung Batayak di Desa Pemalongan.baz

 

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook