WISATA

Alternatif Ajak Keluarga Santai

INFOTANAHLAUT.COM-Santai bersama keluarga tidak selalu harus pergi ke pantai, namun kini warga Pelaihari dapat bersantai bersama keluarga di sebuah taman yang terletak tidak jauh dari kawasan perkantoran Pemkab Tanah Laut, tepatnya di belakang kantor Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan.
Itulah ia taman yang bernama Orchid Park, yang dulunya berdiri kantor Dinas Tenaga Kerja dan penangkaran tanaman bunga anggrek, namun kini telah di desain sedemikian rupa, baik bentuk sejumlah bangunan yang ada maupun terdapat tanaman-tanaman hias lainnya.
Orchid Park yang selesai di kerjakan sekitar 3 bulan lewat, di setiap sore harinya selalu ramai di kunjungi orang. Jika pada pagi hari utamanya pada hari Minggu, masayarakat yang melakukan lari pagi selalu beristirahat sejenak di taman tersebut.
Di wilayah sekitar kota Pelaihari sendiri telah di bangun beberapa taman bagi warga, sebut saja Ruang Teduh Hijau (RTH) yang berada di jalan Gembira atau persis di depan SMP Negeri 1 Pelaihari, kemudian RTH Kijang Mas Permai yang berada di kawasan komplek Gagas Permai yang dulunya eks lapangan golf, kini di sulap menjadi RTH dan di kelilingi sejumlah tanaman berukuran besar dan tinggi seperti pohon Akasia, juga tidak luput dari tujuan warga untuk sekedar bersantai, bahkan di RTH Kijang Mas Permai di siapkan sarana Wifi.
Menurut Agus Supriadi warga dari Desa Ambungan Kecamatan Pelaihari, adanya taman seperti Orchid Park memang sudah bagus, mungkin tinggal di tambah sarana lain seperti di sediakan tong sampah maupun toilet.
“yang namanya di kunjungi orang jelas tidak lepas dengan yang namanya toilet,” ungkapnya.
Cukup bagus dari pembangunan yang telah dilakukan Pemkab Tanah Laut, tinggal bagaimana proses maintenance (perawatan), agar tetap terlihat indah dan bersih, dan perlu pula di tambah lagi sarana untuk bermain bagi anak-anak yang aman, katanya.
Di taman Orchid Park sendiri, khususnya di bagian tepian saluran air yang terkoneksi dengan taman kolam Mina Tirta di sediakan sepeda air bebek. Masyarakat dapat menggunakan sepeda air itu di kala sore hari atau kapanpun, dan mengenai parkir sepeda motor di siapkan di halaman aula Dinas Kesehatan yang berada di samping kiri taman, mengingat di sekitar taman lahannya yang sempit, sehingga di alihkan ke halaman aula. Pengunjung sendiri tidak di kenakan biaya parkir jika mengunjungi taman Orchid Park, jika ada oknum yang mencoba meminta uang parkir kendaraan harap melaporkan kepada Dinas Perhubungan Tala.
Kepala Dinas Perhubungan Tala Andreas Evoni belum lama tadi mengatakan, untuk kawasan Orchid Park memang tidak kami benarkan ada biaya parkir kendaraan baik roda dua maupun roda empat.
“kawasan itu tidak masuk dalam ploting kawasan parkir, jika ada masyarakat yang di minta biaya parkir kendaraan, harap segera melaporkan ke Dishub, dan kalau bisa mengenal ciri-ciri orang yang melakukan pungutan parkir,” tegasnya.baz

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook