KECELAKAAN

Angkutan Pipa Paralon Hantarkan Nyawa PPL Perikanan

INFOTANAHLAUT.COM- Seorang anggota Petugas Penyuluh Perikanan (PPL) yang bertugas di Desa Batakan Kecamatan Panyipatan,Kamis (21/06/2018) sekitar pukul 12.00 wita di jalan A. Yani Desa Ujung Baru km 37 di Kecamatan Bati-Bati mengalami kecelakaan dan berujung meninggal di tempat kejadian.
Informasi di himpun menyebutkan, kecelakaan yang menimpa PPL atas nama Sri Hartono (51) yang tinggal di jalan Merdeka Selatan Rt.02 Rw 01 Desa Batakan Kecamatan Panyipatan tengah mengendarai sepeda motor matic Suzuki warna merah DA 6281 LAB dari arah Pelaihari menuju Banjarmasin dan berada di belakang sebuah mobil pick up yang bermuatan beberapa pipa paralon plastik sepanjang 4 meter, namun muatan pipa paralon plastik di atas bak pick up Grand Max warna putih B 9620 TAN yang di kemudikan oleh Ngkelangi Tarigan (46) warga Perumahan Wella Mandiri blok A3/165 Rt 15 Rw 3 Landasan Ulin Banjarbaru tersebut terjatuh dari atas bak pick up, maka mengakibatkan sebagian pipa paralon tersebut mengenai tubuh Sri Hartono yang berada di belakang pick up.
Akibat terkena sebagian pipa paralon yang terjatuh itu,maka Sri Hartono tidak kuasa mengendalikan sepeda motornya sehingga ia terjatuh ke aspal dan mengalami luka serius di bagian kepalanya dan nampa pecaha pipa pun berhamburan di tengah jalan.
Warga sekitar pun berusaha memberikan pertolongan,namun kondisi tubuh Sri Hartono tidak ada gerakan sedikitpun dan menghembuskan nafas terakhirnya di lokasi kejadian. Melihat keadaan Sri Hartono yang sudah tidak bergerak, warga pun segera menghubungi Satlantas.
Tidak saja warga,sejumlah relawan yang kebetulan melintasi TKP seperti Respon Cepat (RC) 113 Tala pun berekasi memberikan bantuan dalam mengevakuasi korban,serta mengamankan barang bukti di lokasi sambil menunggu pihak yang berwajib datang.
Tidak berapa lama unit Patwal dari Satlantas Polres Tala pun tiba,dan tindakan sementara membawa korban ke UGD Puskesmas Bati-Bati,akan tetapi selanjutnya korban di bawa ke kamar jenazah rumah sakit H. Boejasin Pelaihari dengan menggunakan unit ambulan Landu Rescue.
Kasat lantas Polres Tala Akp Lalu Ryian saat di hubungi pasca kejadian menghimbau kepada pengendara roda dua hendaknya memberi jarak dengan kendaraan yang ada di dekatnya terlebih jika ada kendaraan yang ada bermuatan,sehingga jika sewaktu-waktu ada masalah dengan angkutannya yang di perkirakan akan terjatuh maka dapat dilakukan langkah antisipasi menghindar,dan yang utama menggunkan pengaman kepala terpasang sempurna, disamping itu juga bagi pengemudi yang membawa material untuk memperhatikan keadaan bawaannya,pastikan benar-benar aman saat berada dalam perjalanan.
Kasus kecelakaan ini selanjutnya di tangani oleh unit Satlatas Polres Tanah Laut. Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
2
100%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook