PEMERINTAHAN

APBD Perubahan 2017 Disahkan

INFOTANAHLAUT.COM- Melalui rapat paripurna di DPRD, Rabu malam (4/10) di gedung DPRD Tanah Laut, telah di sahkan dan di terima oleh semua fraksi di DPRD terhadap APBD Perubahan tahun anggaran 2017. Dengan adanya keputusan DPRD Tanah Laut nomor 170/27/Kep/DPRD-TL/2017, tentang persetujuan DPRD Tanah Laut terhadap Rancangan Perda tentang perubahan APBD tahun 2017 menjadi Perda.

Rapat paripurna yang di pimpin langsung ketua DPRD Tala Ahmad Yani, di hadiri pula dari unsur eksekutif dalam hal ini wakil bupati Tala H Sukamta beserta jajaran kepala SKPD, unsur forkopimda, tokoh masyarakat, serta pemuda.

Dalam APBD Perubahan 2017, pada pos Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebelum perubahan sebesar Rp 1.272.762.006.530 maka setelah perubahan menjadi Rp 1.339.460.392.455 atau bertambah sebesar Rp 66.698.385.925 dengan presentase sebesar 5,42 persen.

Di sektor PAD yang di dalamnya terinci 4 pos yakni Pendapatan Pajak Daerah, Hasil Retribusi Daerah, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Di pisahkan, dan Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang sah kesemuanya mengalami kenaikan.

Pada Dana Perimbangan, yang terdiri dari Bagi Hasil Pajak/Bagi Hasil Bukan Pajak, Dana Alokasi Umum (DAU) mengalami penurunan sebesar 9,91 persen, maupun pada Dana Alokasi Khusus (DAK) mengalami penurunan sebesar 0,48 persen.

Pada pos lain-lain pendapatan daerah yang sah tidak mengalami perubahan, di mana di dalamnya termuat pendapatan hibah daerah sebesar Rp 6.049.824.205, kemudian dana bagi hasil pajak dari provinsi dan pemerindatah daerah lainnya sebesar Rp 75 milliar, dan dana penyesuaian dan otonomi khusus tetap Rp 153.211.217.000.

Pada pos belanja, yakni belanja tidak langsung terjadi kenaikan, dimana sebelum perubahan sebesar Rp 901.039.783.939 terjadi kenaikan sebesar 0,36 persen yakni Rp 904.316.628.552. Kemudian pada belanja tidak langsung terjadi penurunan yakni sebelum perubahan Rp 1.125.433.778.799 menjadi Rp 1.010..428.187.010 atau 10,22 persen.

Pada pembiayaan daerah, terhadap penerimaan pembiayaan daerah pada sisa lebih perhitungan anggaran tahun anggaran sebelumnya terjadi penurunan, dimana sebelumnya Rp 753.711.556.208 turun menjadi Rp 695.373.802.114 atau berkurang sebesar Rp 58.337.754.093 atau 7,74 persen.

Pada pengeluaran pembiayaan daerah, pada penyertaan modal (investasi) pemerintah daerah sebelumnya tidak di anggarkan, dan di perubahan sebesar Rp 2 milliar, begitu pula pada pembayaran pokok utang pajak sebelum perubahan tidak di anggarkan, dan setelah perubahan di anggarkan sebesar Rp 555.674.343.

Di pembiayaan Netto sebelum perubahan Rp 753.711.556.208, setelah perubahan sebesar Rp 692.818.127.771 atau 8,08 persen, dan pada sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenan setelah perubahan Rp 117.533.704.664.Tung

0
0%
like
0
0%
love
1
100%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook