BENCANA

Api Berkobar Jelang Buka Puasa

INFOTANAHLAUT.COM- Di saat umat muslim tengah mempersiapkan diri untuk berbuka puasa, Senin (28/5) sore sekitar pukul 17.15 wita, api berkobar di jalan Pintu Air Rt 24/Rw 07 Kelurahan Pelaihari. Di ketahui rumah yang terbakar milik Usuf, selain menghabiskan rumahnya juga menghabiskan 1 buah bedakan yang terdiri dari 4 pintu.
Tidak saja menghabiskan rumah, sebuah mobil minibus L300 warna putih bernomor polisi DA 9887 A ikut terbakar mencapai 80 persen. Pada bagian jok depan hingga belakang habis terbakar, dan pada bagian catnya pun terkelupas.
Kebakaran di kawasan pemukiman padat penduduk tersebut membuat warga sekitar menjadi panik dan berusaha mengeluarkan harta bendanya.
Sambil menunggu datangnya mobil pemadam kebakaran, warga berusaha memadamkan kobaran api dengan peralatan ember, namun api kian membesar. Kepulan asap hitam pun dapat di lihat dari radius kurang lebih 1 km.
Bahkan dari jembatan kembar di jalan Parit Mas dekat gereja Santa Theresia para pengguna jalan khususnya pengendara roda dua banyak berhenti di atas jembatan tersebut, karena memang kobaran api terlihat jelas dari jembatan kembar tersebut sambil beberapa warga mengabadikan dengan kamera hand phohe.
1 unit mobil pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tala, 2 unit Damkar Sat Pol PP dan pemadam swasta Arisa pun tiba di lokasi kejadian dan para petugas kebakaran pun saling berjibaku menjinakkan kobaran api dengan di bantu warga setempat.
Dalam hitungan menit api pun dapat di jinakan petuas pemadam kebakaran, dan api tidak merembet ke perumahan warga lainnya.Tung
Untuk tetap memberikan kelancaran bagi warga sekitar, 1 unit mobil tanki dari Dinas Sosial Tala di drop ke lokasi untuk menyediakan pasokan air bersih.
Tidak ada korban dalam musibah ini, namun kerugian di taksir mencapai ratusan juta rupiah.
Dalam musibah kebakaran tersebut, salah seorang anggota pemadam kebakaran dari Sat Pol PP dan Damkar bernama Adi Manulang mengalami luka akibat terkena serpihan kaca. Namun ia segera mendapat pertolongan dan tidak mengalami luka yang cukup serius.
Pasca kebakaran, warga setempat pun terlihat kembali mengemas barang-barang mereka yang sempat di keluarkan dari dalam rumah.
Di duga, kebakaran terjadi lantaran kompor gas yang meledak, dan kebakaran ini selanjutnya di tangani oleh pihak yang berwajib dengan memasang garis polisi (police line) pada lokasi rumah Usuf yang terbakar.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook