POLITIK

APK Ditenggarai Banyak Nyeleneh Terpasang

INFOTANAHLAUT.COM- Terhadap Alat Peraga Kampanye (APK) sejumlah caleg-caleg peserta Pemiu 2019, di tenggarai banyak nyeleneh terpasang di sejumlah tempat. Efeknya, keberadaan APK yang sejatinya menjadi media untuk mensosialisasikan diri ke publik malah berujung pada ancaman keselamatan pengguna jalan, demikian di utarakan Gunawan anggota Bawaslu Kabupaten Tanah Laut saat rapat koordinasi (Rakor) antara Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang di pimpin ketua KPU Tala Arif Mukhyar bersama Sat Intelkam Polres Tala, utusan parpol peserta Pemilu 2019, tim pemenangan capres dan cawapres nomor urut 01 dan 02, serta Bawaslu Tanah Laut, Selasa (29/1/2019) di media center kantor KPU Jalan A.Syairani Pelaihari.
Gunawan menambahkan, pada cuaca ekstrim saat sekarang perlu pemasangan yang ekstra kuat, Bawaslu banyak laporan APK pada rusak, akan tetapi setelah di cros cek rusak karena alam, jangan sampai ada anggapan di rusak orang lain. Untuk itulah, terkait estetika keindahan kota pemasangan APK perhatikan nilai etika.
Bawaslu Kabupaten Tanah Laut juga memaparkan, seperti halnya di daerah simpang staf Desa Kunyit Kecamatan Bajuin, APK di sana terpasang berjejer, hal tersebut jelas mengganggu kenyamanan pengendara karena menutupi pemandangan saat dari Desa Atu-Atu hendak menuju Desa Tirta Jaya. Bawaslu juga mengingatkan, pemasangan APK di halaman rumah orang lain agar betul-betul mendapat ijin dari yang punya rumah kalau bisa tertulis, karena ada saja yang komplain karena menutupi toko. Laporan warga atas keberatan APK yang terpasang itu masuk pidana umum, ranahnya Ajudikasi (Persidangan). Para caleg atau parponya di minta untuk lebih disiplin lagi khususnya terkait perijinan yang di keluarkan Kepolisian.
“Sisa waktu 78 hari hari masa kampanye, cegah pelanggaran pidana umum karena di picu APK,”harap Gunawan.
Sementara itu, Aan warga Desa Ketapang Kecamatan Bajuin menuturkan, keberadaan sejumlah APK di simpang staf Desa Kunyit dan Desa Tirta Jaya tersebut terkesan sembarangan terpasan. Ada yang roboh beberapa waktu lewat, tapi lambat di berltulkan.
“Pemandangan di persimpangan tersebut jadi kurang indah, apalagi kalau dari arah Desa Atu-Atu hendak menuju Desa Tirta Jaya pandangan mata jadi tertutup. Berharap Bawaslu Tanah Laut melakukan penertiban, mengaturnya agar pemandangan di persimpangan tersebut tidaka di monopoli gambar para caleg”ungkapnya.Tung

1
100%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook