WISATA

Awalnya Terkesan Mati Dan Gelap Kini Jadi Terang Benderang

INFOTANAHLAUT COM-Siapa yang tidak tahu dengan kolam Mina Tirta, bagi orang Pelaihari sudah pasti mengetahuinya. Kini taman kolam tersebut sudah mulai terlihat cantik.
Lukisan graffiti terlihat jelas saat menuju kolam tersebut, walau lukisan graffiti berada pada tembok RSUD H.Boejasin yang berseberangan dengan taman kolam, namun graffiti-graffiti tersebut memberi warna bagi keberadaan kolam.
Jika pada malam hari, suasana kolam pun sudah mulai terlihat terang. Tulisan neon sign Taman Mina Tirta terlihat jelas di malam hari, berikut lampu yang cukup terang di sepanjang jembatan penyeberangan menuju miniatur pulau Kalimantan di tengah-tengah kolam.
Ada sudut taman kolam yang dulunya terkesan mati, gelap dan konon menyeramkan, namun kini sudut yang terkesan mati dan gelap itu telah di sulap menjadi sebuah tempat tongkrongan. Di rancang dengan bermandikan cahaya, sudut mati dan gelap dulunya itu, tepatnya berada do dekat jembatan yang menghubungkan Jalan H.Boejasin dan persimpangan lampu merah, kini tempat itu jadi sebuah cafe. Itulah ia tempat tongkrongan yang di beri naman”Cafe Mintir”, atau Cafe Mina Tirta.
Oleh Dinas Pariwisata, kolam Mina Tirta terus dilakukan pembenahan secara bertahap. Keberadaan Cafe Mintir memang bisa di bilang masih baru. Seiring waktu, pengunjungnya pun mulai menggandrungi cafe tersebut.
Tidak saja kalangan kaum millienial yang datang ke Cafe Mintir, dari kalangan ASN acap kali sambil kumpul bersama rekan sekantor datang sambil melepas lelah sambil berdiskusi atau sekedar minum-minum kopi.
Lantaran masih di bilang baru, menu andalan sementara di Cafe Mintir adalah minuman kopi, baik kopi pabrikan maupun kopi-kopi tradisional, plus jajanan ringan lainnya dan teh. Nuansa pada Cafe Mintir sengaja di desain di pinggir taman kolam Mina Tirta, dengan harapan menjadi alternatif bagi warga Pelaihari dalam hal untuk bersantai sambil menikmati minuman kopi.
Kepala Dinas Pariwisata Tala Ismail Fahmi,ST.MT, Rabu malam (9/10) kemarin mengungkapkan, memang melihat dari awal pada sudut cafe itu terkesan mati, gelap dan konon seram, maka dengan barang-barang yang tidak terpakai pada Dinas Pariwisata, maka sudut itu di jadikan cafe. Ada satu bangunan yang dulunya sebagai loket untuk fasilitas sepeda air, namun karena tidak berfungsi lagi, maka loket itupun di jadikan dapurnya cafe.
“Penyempurnaan cafe kedepan terus bertahap dilakukan, seperti menyangkut menunya, kemudian beberapa ornamen seperti lampu lampion, optimis cafe akan tampil lebih representatif sebagai tempat bersantai,”kata Fahmi.
Ia menambahkan, tujuan awalnya paling tidak dengan adanya cafe taman kolam Mina Tirta lebih hidup dan masyarakat bisa menikmati suasana malam di tempat ini. Khusus pada malam Minggu ada di siapkan menu seperti Lempeng dan Risoles, dan dua menu itu yang menjadi andalan.
Sementara itu Imam Yogi Pratama pengunjung dari Desa Bumi Jaya Kecamatan Pelaihari mengungkapkan, adanya cafe di sini sangat bagus, suasananya juga strategis, menarik dan enak buat nongkrong.
Datang ke cafe pada hari-hari tertentu bersama teman-teman dan pilihan tempat kumpul yang pas dan cocok.
Cafe Mintir di buka dari pukul 17.00 wita sampai pukul 24.00 wita. Bagi pengunjung cafe tinggal sesuka hati memilih untuk tempat duduknya, ada di sediakan duduk di kursi besi maupun plastik, atau ada juga yang duduk lesehan.Tung

1
50%
like
1
50%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook