POLRES TALA

Bagaikan Zoro, Tradisi Pedang Pora Di Mapolres Tala

INFOTANAHLAUT.COM-Bagaikan aksi seorang pahlawan bertopeng hitam dan menaiki kuda serta baju jubah warna hitam bersayap di bagian belakang dari negeri Spanyol atau yang di kenal dengan nama Zoro, yang memiliki sebilah pedang Anggar jenis Rapier yang panjang dan tajam, namun pedang-pedang panjang kali ini di pegang oleh sejumlah perwira di jajajaran Polres Tala tidaklah tajam dan dalam sebuah kegiatan yang di sebut dengan Tradisi Pedang Pora.
Selasa (12/11) lewat giat tradisi Pedang Pora di Mapolres Tala, sebagai tradisi menyambut pimpinan baru dan melepas pimpinan lama pun di gelar.
Namun sebelumnya pada Senin malam (11/11) di selenggarakan Ramah Tamah Kapolres baru dan lama bersama bupati Tala H.Sukamta dan forkopimda, serta kepala SKPD di gedung Balairung Tuntung Pandang.
Tradisi Pedang Pora ini pun menjadi tontonan warga, karena memang posisi Mapolres Tala yang berseberangan dengan Pasar Tapandang Berseri.
Oleh para perwira di jajaran Polres Tala tradisi Pedang Pora dilakukan. Melengkapi tradisi Pedang Pora di gelar apel Farewell Parade di halaman Mapolres Tala. Baik Kapolres lama dan baru sama-sama berdiri dalam satu mimbar upacara. Singkat dalam sambutan Kapolres lama, menitipkan Polres Tala dan optimis dengan pimpinan baru Polres Tala akan semakin maju, dan sekaligus mohon maaf serta pamit meninggalkan Kabupaten Tanah Laut.
Bagi Kapolres baru, Kapolres lama adalah senior sehingga arahan sangat di butuhkan agar membawa kemajuan dan membawa manfaat kepada masyarakat adanya Polres Tala ini.
Di perlihatkan yel-yel dari peserta apel, dan di akhiri dengan bersalaman kepada anggota oleh Kapolres lama serta foto bersama para perwira Polres Tala di teras Mapolres Tala.
Tradisi Pedang Pora di lanjutkan dengan silaturahmi bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Tanah Laut serta tokoh masyarakat, pemuda dan pengusaha.
Sebelum melaksanakan raman tamah bersama jajaran Pemkab Tala, mantan Kapolres Tala AKBP Sentot Adi Dharmawan dalam keterengan persnya di aula Rupatama Polres Tala mengatakan, menjabat Kapolres Tala sudah barang tentu tidak ada gading yang tak retak, masih banyak hal-hal yang harus di sempurnakan selama 3 tahun 6 bulan bertugas.
Menurutnya, beberapa kasus yang belum terungkap masih jadi tunggakan kemudian juga beberapa perkara, pembinaan personil dan lain sebagainya menjadi beban pejabat yang baru, optimis dengan Kapolres yang baru bisa meneruskan dan bisa pula mengungkap kasus-kasus yang menjadi tunggakan.
“Pejabat yang baru optimis bisa menambah inovasi dari yang sudah ada, terutama untuk memangkas birokrasi, kemudian untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, maka Polri yang punya pelayanan yang prima Inshaa Allah bisa tercapai,”kata mantan Kapolres Tala ini.
Hal senada di utarakan Kapolres Tala yang baru AKBP Cuncun Kurniadi yang menurutnya, laporan kesatuan telah di sampaikan, Polres Tala ini Polres yang luar biasa dan sudah banyak sekali menorehkan prestasi. Selain itu kegiatan operasional sangat luar biasa, dan berharap Polres Tala lebih di cintai masyarakat.
“Sebagai pejabat baru sudah pasti melaksanakan dan melanjutkan program-program yang sudah ada. Banyak sekali program tersebut dalam rangka Harkamtibmas dan kegiatan-kegiatan yang mendekatkan diri kepada masyarakat, termasuk yang dalam waktu dekat adalah persiapan untuk Pilgub Kalsel yang telah di susun dan tinggal melaksanakannya,”kata Kapolres baru.
Sementara saat di singgung tentang sejauh mana pembentukan Polsek hasil pemekaran di Kecamatan Bajuin dan Kecamatan Bumi Makmur, menurut Kapolres untuk hal itu masih akan di tinjau kembali, dan jika sudah ada hasilnya pasti di sampaikan kepada media, tutupnya.
Ada kesan pula selama kepemimpinan AKBP Sentot Adi Dharmawan di mata anggotannya.
Aipda Zainal Abidin anggota Polres Tala salah satunya mengungkapkan, sangat bangga dengan kepemimpinan AKBP Sentot Adi Dharmawan memimpin Polres Tala karena banyak prestasi yang di capai dan membawa manfaat bagi masyarakat.
“Secara pribadi bangga, kendati ada memberikan tindakan-tindakan kepada anggota, itu demi kebaikan bagi semua anggota,”ucap Zainal.
Isak tangis terlihat dari ibu-ibu Bhayangkari saat melepas Nency Sentot Adi Dharmawan yang menaiki mobil Alphard warna putih DA 888 TJ untuk meninggalkan kota Pelaihari.
Selamat bertugas di tempat yang baru semoga sukses.Tung

2
100%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook