PUBLIK

Bambang Dan Sukamta Urai Visi Misi

INFOTANAHLAUT.COM- Bambang Alamsyah yang notabenya bupati Tanah Laut dan H Sukamta sebagai wakil bupatinya, Selasa (10/10) di salah satu aula hotel di kota Pelaihari, menyampaikan visi dan misinya sebagai calon bupati Tala periode tahun 2018 sampai 2023 mendatang. Penyampaian visi dan misi ini merupakan agenda politik dari DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Tanah Laut yang sudah dalam tahapan penyampaian visi misi di hadapan 11 pengurus PPP di kecamatan yang terbalut dalam agenda Rapat Pimpinan Cabang Khusus (Rapimcabsus), dan turut di hadiri unsur pengurus PPP provinsi Kalsel yang juga mantan wakil bupati Tala Ihsanudin Husin,SE saat itu berpasangan dengan Drs.H.Adriansyah atau kerap di sapa Aad.

Tampil pertama dalam penyampaian visi dan misi yakni H Sukamta, yang tampil menggunakan pakaian resmi pemerintahan.

Dalam visi misi Sukamta, tidak bisa sebuah daerah kalau hanya mengandalkan kegiatan di tahun kemarin, tantangan kedepan akan berubah dan semakin berat. Itulah di butuhkan adanya The Right Man In The Right Place (penempatan personal sesuai dengan bidangnya).

Berada bersama PPP punya keyakinan bahwa Tala kalau mau maju maka penduduknya bertaqwa, maka Allah SWT akan menurunkan berkahnya, karena pondasi utama kemajuan daerah adalah membangun ketaqwaan, jelas Sukamta.

Lebih lanjut Sukamta menambahkan, 5 tahun kedepan adalah masa terberat bagi Tanah Laut, inilah masa-masa berat karena situasi nasional, dimana Dana Alokasi Umum (DAU) sudah tidak ada kepastian, dan sejak tahun 2016 yang namanya Dana Alokasi Khusus (DAK) di potong sebesar 30 persen, dan investasi pihak ke 3 di Tala lah yang mungkin bisa menyelamatkan keuangan daerah, maka dari itu harus di berikan kemudahan investasi, kemudahan perijinan, ketepatan waktu perijinan, sehingga investor berbondong-bondong datang ke Tala.

Usai menyampaikan visi misi, audien saling bertanya. Salah satu pertanyaan, kenapa pembangunan pasar Tapandang Berseri terhenti, padahal pemerintah pusat melalui kementerian terkait sudah menyetujui, dan ada pula pertanyaan agara dalam pelaksanaan tender proyek di Tala di prioritaskan dari orang Pelaihari sendiri.

Sukamta pun menjawab kedua pertanyaan itu.

Untuk pasar yang tertunda di bangun itu, adanya rasionalisasi dari Kementerian Perdagangan, sehingga hanya di peruntukan bagi pasar di tingkat desa, dan memang konsep pembanguna pasar Tapandang Berseri sudah sejak tahun 2014 kosep seluruhnya di siapkan, dan memang ada di anggarkan sebesar Rp 154 milliar dari Kementerian Perdagangan, namun sekali lagi karena ada rasionalisasi maka hal itu pun di tunda entah sampai kapak, dan sebagai wakil bupati saat itu tidak ada kewenangan mengambil keputusan, karena keputusan ada di tangan bupati.

Kepada awak media Sukamta usai visi misinya mengatakan, 5 tahun kedepan adalah Tanah Laut yang Berinteraksi antara pemerintah dengan rakyatnya, kemudian inovatif, tertata, religius, actual dan sinergis karena dengan seperti itulah Tanah Laut ini bisa maju,” kata Sukamta.

Selama kurang lebih 1 jam Sukamta menyampaikan visi dan misinya sebagai bakal calon bupati Tala.

Selanjutnya giliran Bambang Alamsyah yang menyampaikan visi misinya di hadapan forum.

Bambang yang datang mengenakan baju motif Sasirangan warna hijau, turut di damping beberapa orang dekatnya.

Dalam penyampaiannya Bambang mengatakan, bahwa sekarang ini tidak perlu banyak teori tapi banyak yang di kerjakan, dan kedepan yang akan di munculkan yakni Tanah Laut sudah sangat STRATEGIS (Sejahtera, Terunggul, Isimewa).

Menurut Bambang, focus pada kualitas pendidikan dan kesehatan. 90 persen layanan pendidikan telah dilakukan, hal ini tergambar dari pendidikan di tingkat TK sampai Perguruan Tinggi sudah ada di Tala, seperti Politeknik Negeri Tala dan patut di banggakan, karena aturan dari Kementerian Pendidikan Nasional bahwa hanya boleh ada 2 perguruan tinggi di 1 provinsi, di tambah pula dengan MAN ICI di bawah naungan Kementerian Agama dan satu-satunya di Kalimantan, dan 30 persen siswa di MAN ICI sendiri asli orang Tanah Laut. Sejak tahun 2004 sudah kirim santri ke Hadral Maut dan bahkan ustaznya. Kemudian di kesehatan telah pula mengirim dokter spesialis yang kini sudah lebih dari 30 orang dokter spesialis, serta menunjang hal itu tengah berjalan proses pembanguna rumah sakit yang terbesar di Kalsel, di samping itu telah di siapkan 40 ribu BPJS khusus untuk orang Tanah Laut.

Kemudian Terunggul, posisi Tanah Laut di pandang penting sebagai kawasan strategis nasional, dimana pemerintah pusat bakal membangun kawasan pelabuhan dan kawasan industri di Kecamatan Jorong dan itu sudah level nasional. Inilah peluang untuk membuka dan menggerakkan ekonomi masyarakat dan di kelola perusda, dan peluang besar untuk warga Tanah Laut agar tidak sekedar menjadi penonton.

Terakhir Istimewa, bahwa berbagai hal baik itu birokrasi pemerintahan tercatat bahwa APBD Tala terbesar dari kabupaten lainnya di Kalsel, untuk itu menjaga stabilitas pemerintahan mutlak dilakukan.

Usai penyampaian visi misi Bambang kepada awak media mengatakan, secara khususnya apa yang hendak di kerjakan sudah di mulai dan dilaksanakan, dan akan di sempurnakan dalam 5 tahun kedepan, dan mengenai pasangan yang merangkul non partisan yakni Ahmad Nizar kepala Bappeda Tala karena lebih tahu tentang kondisi Tanah Laut, jelasnya.Tung

 

2
66%
like
0
0%
love
1
33%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook