KRIMINALITAS

Bayar Kontrakan Rumah Dan Makan Dengan Gelapkan Motor Teman

INFOTANAHLAUT.COM- Status teman dekat atau teman akrab bukan berarti memberikan kepercayaan penuh, apalagi sampai meminjamkan baran seperti sepeda motor. Buktinya apes bagi Akhmadi Jaya warga Pelaihari, motor maticnya harus di embat oleh teman akrabnya sendiri.
Pelaku Yanudin warga Jalan Danau Permai (Ujung Buruk) Kelurahan Pelaihari sahabat Akhmadi Jaya tega benar menggelapkan motor maticnya. Dengan modus pelaku berpura-pura meminjam motor maticnya dengan cara mendatangi rumah Akhmadi Jaya sebagai korban.
Pelaku minta untuk di antarkan ke kos-kosan pelaku yang berada di Jalan Husni Tamrin Rt 07/02 Desa Pemuda Kecamatan Pelaihari pada Jum’at 11 Januari 2019 lalu sekitar pukul 18.00 wita.
Motor matic Honda Scopy warna hitam merah bernomor polisi DA 6353 ME pun meluncur mengantarkan pelaku, namun yang mengantar pelaku bukan Akhmadi Jaya, melainkan teman dari anak korban yakni Akbar.
Sesampainya di TKP, pelaku meminjam motor tersebut dan meminta Akbar untuk menunggunya. Akbar pun gelisah karena tidak kunjung datang pelaku.
Akbar lantas melaporkan hal itu kepada Akhmadi Jaya selaku pemilik motor, dan oleh Akhmadi Jaya pun melaporkan ke Polres Tala karena selama 1 minggu motor tiada kabarnya.
Kapolres Tala AKBP Sentot Adi Dharmawan, Rabu (6/7/2019) membenarkan adanya modus operansi penggelapan sepeda motor tersebut.
“Berkat kerja keras jajaran, maka motor pun dapat di temukan berikut dengan pelakunya, dan dalam hal ini korban mengalami kerugina sebesar Rp 8 juta rupiah,”kata Kapolres.
Sementara pengakuan pelaku mencuri motor temannya untuk kebutuhan makan sehari-hari dan membayar kontrakan rumah, dan motor sendiri sempat di gadaikan sebesar Rp 4 juta rupiah, terang pelaku yang pekerja di sebuah kandang ayam potong di Kabupaten Tanah Laut.
Motor matic pun di serahkan oleh Kapolres Tala AKBP Sentot Adi Dharmawan kepada Akhmadi Jaya dengan menyerahkan kunci kontak morot. Sementara antara korban dan pelaku di hadapan Kapolres saling bersalaman dengan tujuan pelaku meminta maaf kepada korban, namun demikian proses hukum tetap berlanjut.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook