PUBLIK

Berkasnya Dinilai Beres Jarkani Pun Siap Berkompetisi

INFOTANAHLAUT.COM- Persoalan persyaratan bakal calon kades Kurau Jarkani yang semula masih berkutat kurang lengkap oleh panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) karena belum adanya surat keterangan dari Pengadilan Negeri (PN) Pelaihari atas kasus Jarkani, yakni pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara, oleh pihal PN Pelaihari pun hanya menerbitkan surat keterangan berkas Jarkani “Masih dalam pencarian”.
Lantaran masih dalam pencarian itulah, Jarkani pun keberatan dan bersama pengacaranya ia melakukan pertemuan dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Tala dan asisten bidang Pemerintahan Bambang Kusudarisman Pemkab Tala di lantai 2 aula Barakat kantor Setda Tala, Rabu (2/10) kemarin.
Pada pertemuan itu pun di sepakati ada pertemuan lanjutan dengan menghadirkan panitia Pilkades Kurau, dan rapat pun di pimpin kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Gatot Subagio.
Menindak lanjuti hasil pertemuan pertama itulah, Kamis (3/10) di lantai 3 gedung Setda Tala atau di dekat ruang kerja bupati Tala kembali di gelar pertemuan.
Terkait petikan putusan bakal calon kepala Desa Kurau milik Jarkani sudah di serahkan oleh pihak Pengadilan Negeri (PN) Pelaihari kepada kuasa hukum Jarkani, demikian di katakan Ketua Pengadilan Negeri Pelaihari Ita Widyaningsih, SH.MH, saat di temui di kantornya.
“Menanggapi kelengkapan persyaratan bakal calon kades di Desa Kurau itu, petikan putusan tersebut tidak bisa langsung di keluarkan pada hari itu juga dan kuasa hukum yang meminta petikan putusan itu bukan yang mendampingi terdakwa pada persidangan dulu. Yang bersangkutan harus mengajukan dengan di sertai surat kuasanya yang dulu, setelah di lengkapi baru di proses,” papar Ita.
Ia menambahkan, pihak pemohon tidak tahu nomor perkara dan tahunnya pada waktu itu yang bersangkutan menyebutkan tahun 2006, lantas pihak PN Pelaihari mencari petikan putusan tersebut pada sore itu juga dan tidak di temukan petikan putusan tahun 2006, maka pada hari itu juga pihak PN Pelaihari mengeluarkan surat keterangan, menerangkan bahwa di beritahukan berkas perkara yang bersangkutan di maksud masih dalam proses pencarian dan itu merupakan prosedur yang di keluarkan setiap melakukan pencarian arsip yang belum ketemu. Arsip tahun 2013 sudah masuk semua di Online, namun pencarian arsip masih secara manual. Upaya pencarian arsip pun dilakukan PN Pelaihari atas arsip petikan putusan dan ternyata di temukan di arsip tahun 2009.
Ita mengutarakan pula, dari awal si pemohon tidak tahu nomor dan tahunnya si pemohon sudah tidak ingat di sidang tahun berapa, di putus tahun berapa, sehingga PN Pelaihari harus mencari secara manual, namun akhirnya arsip petikan putusan di temukan, dan sudah di serahkan kepada yang bersangkutan dalam hal ini penasehat hukumnya.
“Kalau sampai hari ini di bilang tidak menemukannya itu tidak betul, karena sudah di serahkan kepada yang bersangkutan dan petikan putusan itu bukan 2006 tapi di tahun 2009,”tutup Ita.
Sementara itu Mujiono penasehat hukum bakal calon kades Kurau Jarkani mengakui akui sudah menerima petikan putusan dari PN Pelaihari dengan petikan putusan tahun 2009.
“Hari Rabu kemarin sudah di serahkan petikan putusan, kemarin terjadi kesalah pahaman, petikan putusannya tahun 2009 pernyataan dari klien tahun 2006,”jelasnya.
Jarkani, bakal calon kepala Desa Kurau mengutarakan, diakui petikan putusan tersebut tahun 2009 bukan tahun 2006 dan memang lupa pada saat sidang yang dulu.
“Rasa syukur petikan putusan dari PN Pelaihari sudah di terima dan tinggal melangkah selanjutnya ke calon kepala Desa Kurau,”tutupnya.
Pada mediasi bakal calon kepala Desa Kurau yang di gelar di lantai 3 Setda Tala, pihak Panitia Pilkades sudah sepakat atas persyaratan Jakakani dan sudah terpenuhi, dan persoalan Jarkani telah selesai.
Di Desa Kurau sendiri calon yang maju ada 6 orang calon. Pelaksanaan Pilkades serentak bakal di geber di bulan Desember 2019 mendatang di 11 kecamatan. Pada perhelatan Pilkades ini sendiri Pemkab Tala menganggarkan sebesar Rp 3 milliar lebih.Tung

0
0%
like
1
50%
love
1
50%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook