PUBLIK

Berobsesi Pasang 1.000 Lampu

INFOTANAHLAUT.COM-Bak anak gadis yang mulai menginjak masa remaja, maka ia pun mulai bersolek untuk mempercantik penampilannya, begitu pula dengan kota Pelaihari ibukota dari Kabupaten Tanah Laut yang mulai mempercantik dirinya. Salah satu kota ini mempercantik dirinya, yakni dengan menghiasi batang pohon-pohon yang tumbuh di pinggir jalan dengan lampu hias.
Balutan lampu-lampu hias yang melilit pada batang-batang pohon tersebut memanjakan mata saat ia mengeluarkan cahaya berwarna-warni dan berkelap-kelip.
Lampu-lampu hias tersebut dapat di temui di sejumlah titik seperti di Jalan A Yani Desa Pabahanan, Jalan Datu Insad, Jalan A.Syairani dan Jalan H.Boejasin.
Bagaikan bermandikan cahaya saat kita melintasi dekat lampu-lampu tersebut dan dengan berbagai bentuk lampu-lampu hias itu mengelilingi batang pohon.
Kepala bidang tata kota Arief Setiawan pada Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Tanah Laut, Senin (11/11) menyebutkan, lampu-lampu hias yang di pasang di batang pohon tersebut di satu sisi untuk memgurangi kesan angker dan gelap, karena selama ini memang sebelum lampu hias di pasang terlihat begitu gelap.
“Pada sisi lain juga menjalankan visi dan misi bupati Tala yakni kota di tata desa di bina, dan berobsesi memasang 1.000 buah lampu hias. Berharap masyarakat dapat sama-sama menjaganya, bukan malah untuk dimiliki dan di pasang di rumah, karena itu sama saja dengan mencuri,”ungkapnya.
Ia menambahkan, selain itu juga dalam rangka menyambut hari jadi Kabupaten Tanah Laut yang ke 54, namun demikian tidak lantas hanya untuk menyambut hari jadi saja lampu-lampu hias di pasang, akan tetapi tetap berkelanjutan pada pasca hari jadi, agar kota Pelaihari terlihat terang karena di sejumlah titik jalan lainnya masih akan terus di pasangi lampu.
Hal senada di utarakan Jauhari Alamsyah warga Pelaihari yang menurutnya kini kota Pelaihari mulai terlihat elok.
“Alhamdulilah oleh dinas terkait sudah memberikan nuansa yang lebih membuat orang senang untuk memandangnya utamanya pada malam hari. Yang semula pohon-pohon tersebut hanya berdiri tapi gelap, kini sudah terang benderang dengan lampu-lampu hias, hanya saja yang harus di perhatikan adalah pada sambungan koneksi ke aliran listrik yang harus di berikan perlindungan, terlebih nanti pada saat musim hujan, maka sangat tidak di inginkan kalau terjadi arus pendek, sehingga bisa membahayakan orang lain kalau ada konduksi aliran listrik dengan batang kayu yang basah akibat air hujan,”ungkapnya.Tung

4
100%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook