PUBLIK

Bertahan Dalam Kerusakan Layani Ratusan Warga Hilir Mudik

INFOTANAHLAUT.COM-Jembatan rangka kayu Ulin yang biasa di sebut jembatan Bawah Sawo terletak di Desa Jorong Rt 10 Rw 3 Kecamatan Jorong, hingga kini masih mampu bertahan melayani ratusan Kepala Keluarga (KK) di desa setempat yang hilir mudik.
Lambat namun pasti,kondisi jembatan dengan lebar 4 meter dan panjang 30 meter yang konon di bangun puluhan tahun itu mulai menampakkan kerusakan. Secara kasat mata,kerusakan terlihat pada lantai jembatan yang sudah bolong,pagar sebagian hilang, dan tiang penyangga sebagian bengkok.
Aspirasi warga atas kondisi jembatan itu sudah sangat keras di suarakan,hingga akhirnya sampai ke komisi 3 DPRD Tala.
Selasa (21/1),jajaran komisi 3 pun bertolak langsung ke lokasi jembatan bersama Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (DPUPRP) Tala,dan kunjungan komisi 3 pun di sambut Adab Imberadi selaku kepala desa setempat beserta jajaran dan beberapa orang masyarakatnya pula.
Baik anggota komisi 3,DPUPRP Tala maupun masyarakat saling mencermati bagian-bagian jembatan yang rusak.
Ketua komisi 3 DPRD Tala H.Arkani dalam keterangan persnya mengatakan,setelah semua di akomodir maka harapannya jembatan tersebut bisa segera di perbaiki.
“Kondisi jembatan sudah sangat membahayakan masyarakat yang selama ini mengandalkan jembatan tersebut. Keadaan sekarang badan jalan hanya bisa di lewati kendaraan dan mobil kecil,dan yang mengkhawatirkan kondisi lantai yang bolong sewaktu-waktu mengancam keselamatan warga,”kata Arkani.
Arkani juga meminta kepada warga untuk mendukung proses pembangunan jembatan,sekaligus mengawal dan menjaga hingga pembangunan sampai selesai.
Kunjungan komisi 3 dan DPUPRP juga menyasar kelokasi jalan pasar Lok Melati Jorong, karena di tahun 2020 di bangun pelebaran jalan. Persis lokasinya menuju pasar tradisional Jorong.
Di kunjungi pula ke Desa Alur sebagai lokasi perbatasan dengan Desa Jorong. Pada lokasi akses jalan akan di buka hingga sampai ke Ponpes Nurul Hijrah di Alur,yang di teruskan ke Rt 14 melihat lokasi jembatan yang akan di bangun dengan pagu Rp 300 juta,karena jembatan tersebut pembuka akses Desa Sabuhur Dan Alur.
Kabid Bina Marga DPUPRP Tala Dwi Hadi Putra mengatakan,di tahun ini pula melalui APBD murni di anggarkan sebesar Rp 2,5 milliar rupiah untuk pembenahan jembatan.
“Jembatan rombak baru dengan kontruski gerder yakni kombinasi beton dan kayu,dengan lebar 4,5 dan bentang 30 meter,”ucap Dwi.
Dwi menambahkan,tidak jauh dari jembatan tersebut ada 1 buah jembatan lagi yang juga harus di benahi,namun hanya rehab ringan,membenahi jalannya saja karena aksesnya langsung ke jalan nasional,sehingga masyarakat bisa menikmati kondisi jalan dan jembatan yang terkoneksi dengan jalan nasional, tutupnya.Tung

2
100%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook