KESEHATAN

Bidang Keswan Pantau Cacing Hati Sapi Qurban

INFOTANAHLAUT.COM-Pelaksanaan ibadah qurban dengan melakukan pemotongan sapi,mendapat pantauan dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan,utamamya kepada adanya cacing hati (Fasiola Hepatica) yang terdapat di hati sapi.
Edy Kumoro selaku kepala bidang kesehatan hewan pada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Tala, Kamis (23/08/2018) mengatakan,dari hasil survei di beberapa tempat memang ada di temukan sapi yang mengandung cacing hati.
Ia jelaskan,bagi sapi yang di temukan cacing hati memang tidak layak konsumsi,karena cacing hati mengandung toksin (racun),akan tetapi sapi yang mengandung cacing hati yang kurang dari 50 persen masih bisa di konsumsi,namun yang lebih dari 50 persen di buang sepenuhnya di bagian hati sapi. Peredaran cacing hati hanya berkutat di hati saja dan tidak menyebar ke daging. Kebanyakan lingkungan kehidupan sapi yang di lepas di rawa itu yang justru rawan akan serangan cacing,maka dari itu di sarankan kalau bisa pemilik sapi yang hendak mencari rumput di daerah rawa jika mencari rumput di rawa yang memang cukup bagus hendaknya mencari jangan pagi hari karena cacing belum turun dari rumput,dan memang kalau sapi makan dari rumput rawa membuat sapi bisa gemuk.
“Kalau beli sapi dari Bone Sulawesi itu yang justru bersih dari serangan cacing karena rata-rata lingkungan hidupnya di sana di dataran bukan di daerah rawa,”jelas Edy pula.
Melalui pengawasan terhadap sapi-sapi qurban oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan tersebut sebagai upaya untuk pencerahan kepada masyarakat agar dapat teliti dalam membeli sapi sebelum di konsumsi.
Bagi masyarakat yang memiliki sapi juga bisa melakukan pencegahan dini terhadap adanya cacing hati karena ada obat cacing hati yakni kapsul Monil seharga Rp 15.000 per biji untuk berat sapi 200 kg,atau lewat injeksi Dovenix dengan cara meminta kepada petugas peternakan di lapangan atau datang langsung ke Dinas Peternkan dan Kesehatan Hewan karena itu membutuhkan pemberian injeksi dari petugas kesehatan.Jenis Dovenik tersebut di suntikkan di bagian bawah kulit sapi.
Menurut Edy,mendeteksi sapi yang terkena cacing hati dapat di lihat di bagian bawah kulit pada leher yang terlihat sudah ada gejala klinisnya dengan ciri-ciri,kemudian pada bulu kulit terlihat berdiri bulu kulitnya. Gejala lainnya yang dapat di lihat pada sapi yakni pada bagian leher jika terlihat benggkak,maka di pastikan dengan ciri-ciri dari kedua hal dimksud sapi mengandung cacing hati.
Dalam pengawasan terhadap sapi-sapi qurban,Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan membagi 3 tim khusus untuk memantau sapi-sapi qurban di wilayah Kecamatan Pelaihari. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan sendiri kerjasama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Tala dalam hal pemotongan halal dan sesuai dengan syariat islam.
Sementara itu di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) kemarin melakukan pemotongan sapi qurban sebanyak 3 ekor sapi Jantan. Proses penyembelihan dilakukan di halaman di kawasan hutan Jati. Hasil pemotongan sapi tersebut di bagikan ke Persatuan Tuna Netra Tala serta untuk para Pegawai Tidak Tetap (PTT).Tung

1
100%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook