HUKUM

BNNK Mou Dengan DPD LDII Tala Perangi Narkoba

INFOTANAHLAUT.COM-Badan Nasional Narkotika Kabupaten (BNNK) Tanah Laut melalui kepalanya Firmansyah melakukan kerjasama dengan DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Tanah Laut melalui ketuanya Anton Kuswoyo,Sabtu (18/7) kemarin di halaman mesjid Sabilul Rosyidin jalan A.Yani gang Mufakat Rt 10/IV Kelurahan Angsau. Dalam kerjasama untuk memerangi narkoba yang di mulai dari kalangan muda-mudi LDII juga di saksikan kepala BNN Provinsi Kalsel Brigjen Pol Drs.Nixon Manurung,M.AP yang memberikan wawasan kepada para pemuda dan pemudi dari semua kecamatan di bawah binaan LDII Tanah Laut tentang narkoba.
Dalam kemasan acara Cinta Alam Indonesia (CAI) yang rutin dilaksanakan satu tahun sekali di jajaran internal LDII,maka di tahun 2018 ini fokus kegiatan adalah pencegahan dan dampak dari narkoba. Bentuk kerjasama antara BNNK Tanah Laut dan DPD LDII Tala agar kaum muda di Tanah Laut tebebas dari narkoba,dan tetap berprestasi,kata ketua DPD LDII Tala Anton Kuswoyo usai kegiatan.
“Kehidupan orang muda agar kedepannya dapat mewujudkan cita-cita tanpa narkoba di masa muda,juga hars religius,dan taat kepada Pancasila sebagai generasi penerus minimal di daerah sendiri,”kata Anton.
Sementara itu kepala BNN Provinsi Kalsel Brigjen Pol Drs.Nixon Manurung dalam paparannya,narkoba sekarang sudah merata,tidak ada di wilayah NKRI yang tidak termasuki narkoba. Kalau dulu hanya di kota-kota besar saja. Sindikat internasional dan nasional menjadikan Indonesia jadi sasaran empuk untuk narkoba. Indonesia pengkonsumsi narkoba yanh banyak. Harga narkoba paling mahal di Indonesia seperti sabu Rp 1 sampai Rp 2 milyar. Contohnyan1 gram sabu harganya Rp 1,5 sampai Rp 2 juta,dan yang beli mereka yang sudh terlanjur pecandu narkoba. Kejahatan narkoba merupakan kejahatan yang sangat luar biasa (Ordinary Crime) karena akan menimbulkan kejahatan lainnya sebagai dampak dari narkoba.
Manurung juga berbagi pengalaman. Menurutnya narkoba di buat dari bahan kimia tanpa dosis. Pernah ikut pendidikan di Amerika dan Thailand untuk melihat proses pembuatan sabu.Menbuat sabu dari bahan kimia yang tidak di konsumsi manusia yakni bahan untuk pupuk tanaman dan bahan peledak,termasuk air accu (H2so4). Jadi Jelas narkoba merusak organ tubuh.
Manurung bepesan kepada peserta yang hadir. Ada istilah tidak gabung tidak gaul,itu jelas sangat salah besar. Lebih baik menjauh walau pun di katakan kuper,dari pada ikut kecanduan. Di dekati dan jelaskan bahaya narkoba merusak organ tubuh dan endingnya pasti ketergantungan,Over Dosis (OD) dan pasti berujung pada kematian.
Kalsel berada di urutun ke 17 dari 34 provinsi menurut survei tahun 2017 pengguna narkoba. Kondisi riskannya pada pelajar 24 persen,dan 57 persen pada pekerja. Varian,model dan bentuk sudah di kemas dengn baik. Ada 34 varian baru dan sekarang di kemas dalam jajanan anak-anak.
kepala BNN provinsi Kalsel selanjutnya road show ke Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Kotabaru guna memberikan hal serupa di kedua kabupaten tersebut.
Yuk,suksesnya orang,doa orang tua pasti,belajar iya,dan yang tidak ketinggalan bebas dari narkoba.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook