PEMKAB TALA

Brake Tester Rusak, Gunakan Tes Rem Manual

INFOTANAHLAUT.COM- Kerusakan peralatan uji rem (Brake Tester) kendaraan roda empat di bagian Unit Pelaksana Teknis Pengujian Kendaraan Bermotor (UPT PKB) yang ada di Dinas Perhubungan Tanah Laut, terpaksa menggunakan alat uji pengereman kendaraan dengan menggunakan peralatan manual yang kerap selalu di bawa dalam mobil unit pengujian kendaraan bermotor keliling.
Kepala UPT PKB Dinas Perhubungan Tala Prawono, Senin (28/5) kemarin mengatakan, kerusakan pada peralatan Brake Tester di UPT PKB Dishub sudah berlangsung selama hampir 3 pekan, tepatnya pada tanggal 11 Mei 2018 lalu. Kerusakan di bagian peralatan tersebut lantaran adanya gangguan alam berupa arus pendek listrik, dimana adanya batang pohon yang menimpa di bagian listrik yang tumbang di bagian jaringan listrik di luar kantor, sehingga menimbulkan arus pendek (konsleting), hingga merembet pada bagian monitor, karena memang brake tester terkoneksi langsung dengan monitor.
Mengatasi hal itu tambah Prawono, pihaknya sudah memanggil tehnisi khusus peralatan dari Jakarta selaku pemegang merek alat tersebut. Hasil dari penelisikan para tehnisi terhadap alat di laporkan memang terjadi konsleting pada bagian perkabelannya.
Kalau biasanya masyarakat yang memiliki kendaraan roda empat sampai roda enam hendak melakukan pengujian rem kendaraan di kantor Dinas Perhubungan, sementara pengujian rem kendaraan dilakukan secara manual dan mengambil lokasi halaman stadion Pertasi Kencana Pelaihari. Hal ini tetap terus dilakuan dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam hal uji rem kendaraan.
Sementara kerusakan pada peralatan alat uji rem kendaraan roda empat dan enam, maka menggunakan peralatan manual yang memang ready di unit pengujian mobil keliling.
“pelayanan tetap seperti mana biasa, hanya saja dengan menggunakan lokasi yang cukup luas untuk pengujuan rem kendaraan roda empat maupun roda enam dan menggunakan halaman stadion Pertasi Kencana, itupun kami juga telah meminta ijin tertulis kepada Dispora untuk sementara meminjam halaman kantornya, dan rata-rata masyarakat yang melakukan pengujian rem kendaraanya tidak jauh beda pada saat brake tester belum mengalami kerusakan rata-rata dalam sehari mencapai 15 sampai 20 kendaraan,”jelas Prawono.
Ia menjelaskan, hanya saja bedanya jika di unit PKB di Dishub itu posisi mobil diam, jadi alat penguji rem yang bekerja, sementara pengujian manual sebaliknya, kendaraan yang bergerak dan alat penguji rem yang diam dan bekerja.
Keberadaan peralatan pengujian rem maupun sepaket dengan yang lainnya memang sudah cukup lama yakni sejak tahun 2005 lalu, sehingga kadang suku cadangnya sudah tidak di produksi lagi, pendek kata peralatan yang ada harus di upgrade.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook