PUBLIK

Bupati Dan Wakil Siap Di “Sariki”

INFOTANAHLAUT.COM-Bupati Tanah Laut H.Sukamta dan wakil bupati Abdi Rahman dengan lantang bersuara “kami siap di sariki (dimarahi.red)” dimana kalimat tersebut di suarakan di hadapan ratusan pasang telinga saat menyampaikan sedikit sambutannya,Rabu (19/09/2018) kemarin saat berada di teras kantornya.
Kalimat itu bagi bupati dan wakil bupati yang baru di lantik gubernur Kalsel H.Sahbirin Noor di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin periode 2018 sampai 2023 merupakan kalimat untuk memberi motivasi bagi bupati dan wakil bupati dalam memimpin Kabupaten Tanah Laut selama 5 tahun.
Dalam penyampaian sedikit sambutan di teras kantornya,turut di hadiri mantan wakil bupati Tala Drs.H.Atmari yang dulu berpasangan dengan bupati dua periode yakni Drs.H.Adriansyah atau di sapa Aad. Segenap Aparatur Sipil Negara (ASN), sejumlah komunitas dan para tim suksesnya dulu pun ikut menyimak apa yang di sampaikan bupati dan wakil bupati sebelum memasuki ruang kerja di lantai dua.
Lantas apa makna kalimat siap di sariki tersebut ?
Bagi mantan crroser Tala kenamaan yang pernah jaya di tingkat nasional, H.Iriansyah,S.sos atau H.Ian saat hadir di kantor bupati Tala menilai bahwa makna kalimat itu merupakan teguran bagi bupati dan wakil bupati,karena jika mereka salah dalam bekerja maka siapapun boleh menegurnya atau memperingatkan, namun bukan lantas marah-marah.
“sama halnya dengan siap menerima saran dan kritikan yang membangun, hanya saja di ubah dalam kalimat lain yakni “Disariki”,padahal dengan kalimat tersebut mengandung makna bahwa pemerintahan yang akuntabel selalu mendengarkan saran dan kritikan,”kata H.Ian.
Ia menambahkan,sosok H.Sukamta siapa yang tidak kenal,di ajak begadang sambil diskusi sampai pagi hari pun acap kali ia lakukan,semua bertujuan untuk arah pembenahan jalannya roda pembangunan di Kabupaten Tanah Laut di bidang apa saja. Bahkan di ajak menginap di rumah warga saja mau,sepanjang memang tidak ada kesibukan. Berharap di duet kepemimpinan mereka Kabupaten Tanah Laut akan dapat lebih maju dan berkembang dan sejajar dengan daerah-daerah lain yang sudah maju.
Sementara itu,bupati Tanah Laut H.Sukamta kepada wartawan sebelum ia bersama wakilnya Abdi Rahman melakukan konvoi tidak menepis apa yang sudah ia sampaikan dengan kalimat “Disariki”. Memang kami berdua punya komitmen yang telah tercantum dalam 7 program unggulan yakni kredit tanpa agunan dan bunga 0 persen untuk pertanian,nelayan, perikanan,UMKM dan lainnya,peningkatan alokasi dana pembangunan desa sebesar 50 persen,kemudian kegiatan keagamaan dan sosial di setiap kecamatan di alokasikan Rp 1 milyar,pelatihan tenaga kerja minimal 500 orang per tahun,pelayanan kesehatan oleh dokter paramedic langsung kerumah secara gratis,peningkatan pengaspalan minimal 85 persen untuk jalan kabupaten,dan menginap bersama masyarakat di 135 desa atau kelurahan selama masa jabatan.
Bupati H.Sukamta juga tetap akan menggenjot program nasional yang ada di Kabupaten Tanah Laut seperti pengembangan kawasan industri di Kecamatan Jorong. Program nasional itu jelas sangat penting bagi Indonesia secara umum dan tentunya membawa dampak positif bagi daerah.
Bupati dan wakil bupati juga siap untuk menuntaskan pembangunan rumah sakit H.Boejasin di Kelurahan Sarang Halang yang sedang di bangun oleh kontraktor PT. Pembangunan Perumahan (PP) persero, dan di upayakan pada tahun 2019 mendatang rumah sakit tersebut sudah bisa di operasikan.Tung

2
100%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook