PUBLIK

Calon Perseorangan Gagal Cabup Gabung Bambang-Nizar

INFOTANAHLAUT.COM- Pasangan Calon (Paslon) Bambang Alamsyah dan Ahmad Nizar yang maju sebagai cabup dan cawabup pada Pilkada serentak di bulan Juli 2018 mendatang, mendapat dukungan penuh dari calon perseorangan yang gagal maju sebagai cabup. Ia adalah ustaz Zainal, pimpinan Ponpes di Desa Batu Mulya Kecamatan Panyipatan yang semula mendaftarkan dirinya lebih awal bersama pasangannya H Ramli dari calon peseorangan ke KPU Tanah Laut, namun karena oleh KPU di nyatakan ada sekitar 26 ribu dukungan yang masih Tidak Memenuhi Syarat (TMS), maka pemberian waktu untuk perbaikan oleh KPU rupanya tidak sanggup untuk dilakukan perbaikan paslon perseorangan, sehingga mundur sebagai kandidat cabup dan cawabup, dan lebih memilih bergabung dengan paslon Bambang dan Ahmad Nizar.
Calon perseorangan yang gagal Ustaz Zainal saat turut mengantarkan paslon Bambang Ahmad Nizar ke KPU, Rabu (10/1) mengatakan, banyak pertimbangan, salah satu di antaranya ingin sampaikan kepada masyarakat bahwa demokrasi itu berbeda bisa, tapi bukan berarti harus bermusuhan.
“diakui bahwa KTP yang di miliki tidak mencukupi, dari 13 ribu sekian harus mencari 26 ribu sekian, sementara hanya bisa dapatkan 15 ribu, dan mencari sisianya cukup berat, sehingga pilih diam, namun yang penting bagaimana daerah tetap kondusif,” ucapnya
Bambang dan Ahmad Nizar sendiri di dukung 7 parpol yakni Golkar, Nasdem, Demokrat, PAN, PKB, Hanura, dan PPP sehingga jumlah kursi di partai ini secara keseluruhan sebanyak 25 kursi di DPRD Tanah Laut.
Paslon Bambang dan Ahmad Nizar mendaftarkan diri ke KPU seraya di iringi kesenian reog dan kuda lumping plus sinoman hadrah.
Sebelum mendaftar ke KPU, kedua paslon pada pagi hari mendatangi areal persawahan di Desa Kunyit Kecamatan Bajuin. Di tengah-tengah areal persawahan kedua paslon bersama warga petani desa setempat mencium bendera merah putih dan bendera Kabupaten Tanah Laut. Aksi mencium kedua bendera di tengah areal persawahan ini bertujuan bahwa paslon sangat mencintai dan member perhatian kepada sektor pertanian.
Di saat berada di areal persawahan itu pula di saat petani tengah melakukan masa tanam padi, utamanya bagi kaum perempuan. Sementara kaun laki-lakinya ada yang membajak sawah dengan menggunakan hand tractor.
Selesai aksi cium bendera di sawah, kedua paslon melakukan deklrasi bersama di halaman GOR Berseri Pelaihari.
Hadiri dalam deklarasi tersebut ketua DPD partai Golkar Kalsel H Sahbirin Noor yang juga gubernur Kalsel, mantan bupati Kabupaten Tanah Bumbu dari PKB Zairullah Azhar, mantan wakil bupati Tala Ihsanudin Husin,SE dari PPP serta 7 ketua parpol pendukung di tingkat Kabupaten Tanah Laut.
Pernyataan sikap di sampaikan bersama-sama oleh ketua DPC parpol pendukung Bambang Ahmad Nizar, dan di teruskan dengan penandatangan oleh ketua DPC serta kedua paslon.
Di kesempatan itu, ketua DPD partai Golkar Kalsel H Sahbirin Noor mengingatkan kepada partai pendukung untuk sekarang bekerja keras, solid karena paslon sudah teruji integritasnya.
“niat ibadah di Pilkada, hindari perselisihan, berdoa memohin ridho Allah, hindari kampanye hitam (black campaign), tim sukses di minta berikan edukasi politik ke masyarakat, dan pada akhirnya tercipta kemenangan yang terhormat dan bermartabat. Sekali maju tetap maju, mundur berarti mati, dan kalau sudah terpilih jangan lupa dengan rakyat,” ucap Sahbirin.
Deklrasi paslon Bambang dan Ahmad Nizar di akhiri dengan kunjungan Sahbirin Noor bersama kedua paslon ke UKM yang berada di sekitar acara. Sahbirin bahkan menyuapi sebuah pentol goreng kepada Bambang, sehingga menjadi pemandangan yang membuat orang pun melihat tertawa, pasalnya pentol goreng yang di suapkan Sahbirin ke Bambang lumayan pedas hingga Bambang terlihat meringis menahan pedasnya pentol goreng yang di celupkan ke saos sambal.
Selesai deklarasi, paslon menuju kantor KPU di jalan A Syairani. Berkas di nyatakan lengkap oleh KPU dan tinggal mengikuti tes kesehatan di rumah sakit umum Ulin Banjarmasin. Kedua paslon pun di minta untuk sedikit memaparkan visi dan misinya selama 15 menit.
Saat di tanya tentang komunikasi yang dilakukan dengan bergabungnya calon perseorangan yang gagal dan bergabung, Bambang Alamsyah mengatakan, dengan ustaz Zainal sudah di anggap saudara dan punya sejarah, semua warga negara punya hak dalam proses demokrasi ini.
“visi dan misi ustaz Zainal Alhamdulillah sejalan, dan kami sepakat,” kata Bambang.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook