DUNIA USAHA

Cangkang Kelapa Sawit Bisa Jadi Bisnis

INFOTANAHLAUT.COM- Setelah melewati waktu 4 hari untuk mendapatkan teori dan sekaligus melakukan praktek kerajinan tangan yang berbahan baku cangkang buah kelapa sawit, maupun bahan-bahan lainnya dari pelepah kulit pohon pisang, kayu bambu, pasir pantai, kerang, tikar purun dan barang bekas lainnya seperti kepingan CD yang telah rusak, akhirnya mampu menghasilkan buah tangan yang dapat bernilai jual.
Dedy Efendi Anakottapary,ST selaku instruktur dari komunitas Palem Craft Yogyakarta, sebuah komunitas yang telah melakukan ekspor beragam kerajinan tangan ke manca Negara, di percaya memberikan materi pelatihan keajinan selama 4 hari pun terkejut, pasalnya warga di Kecamatan Jorong yang mengikuti proses pembuatan kerajinan itu ternyata memiliki bakat yang terpendam. Hal ini di buktikan dari sejumlah hasil karya yang telah jadi sama persis dengan hasil kerajinan di daerah lain seperti Jawa dan Sumatera.
“setelah memberikan teori dan penjelasan terhadap penggunaan bahan, ternyata setelah di kerjakan hasilnya luar biasa,”ucapnya, Jum’at (25/8) kemarin tadi saat pelatihan secara resmi di tutup oleh Masturi selaku kepala dinas tenaga kerja dan perindustrian Tanah Laut di kantor Kecamatan Jorong.
Ia menambahkan, dari semua hasil yang di buat oleh warga tinggal dilakukan finishing, dan selnjutnya hasil-hasil karya mereka tidak jauh beda dari produk kerajinan di daerah lain.
Kegiatan pelatihan kerajian dengan memanfaatkan cangkang buah kelapa sawit salah satu bahan yag di gunakan ini sendiri di motori oleh dinas tenaga kerja dan perindustrian Tanah Laut.
Beragam produk kerajinan yang di hasilkan di antaranya box tissue, bingkai cermin memiliki corak tampilan yang saling berbeda satu sama lain. Masing-masing peserta saling berkreasi untuk menciptakan produk kerajinan yang menarik.
Kepala dinas tenaga kerja dan perindustrian Masturi usai penutupan pelatihan mengatakan, dari hasil kualitas karena ini masih pemula, maka akan di upayakan pelatihan pengembangan lanjutan, dan setelah itu seperti mana biasa ada event-event agar produk ini bisa di kenal di luar, maka di ikutkan dalam pameran-pameran di tingkat kabupaten, provinsi bahkan tidak menutup kemungkinan di tingkat nasional.
“karena ini benda kreatif atau kerajinan tangan, tentu ada skala-skala khusus yang di identifikasi, di antaranya bagaimana dengan adanya perusahaan-perusahaan di Kecamatan Jorong sendiri bisa di tawarkan ke koperasi karyawan, termasuk kepada kunjungan-kunjungan wisata agar dapat menyajikan cinderamata khas Tanah Laut, dan hal itu adalah peluang untuk di jadikan strategi pemasaran,” jelas Masturi.
Sementara itu, Paidi salah seorang peserta pelatihan mengungkapkan, awalnya memang ada kesulitan karena baru mengenal, dan waktu yang di berikan di rasa masih kurang, namun demikian hasil yang sudah di capai bersama teman-teman alhamdulilah sudah menunjukan hasil yang bagus, dan mudahan hal demikian bisa terus di lanjutkan atau penajaman lewat pelatihan lainnya.
“untuk bahan baku memang banyak di dapat di Jorong, dan rata-rata peserta yang ikut ini bisa di bilang baru mengenal cara pembuatan kerajinan, dan dari hasil ini menjadi harapan dapat menambah nilai keuangan keluarga, utamanya bagi kaum ibu-ibu yang juga ikut dalam pelatihan,”ungkapnya.
Pasca selesainya beragam produk kerajinan itu, di berikan materi tentang kiat-kiat pemasaran dan penetapan harga produk dari komunitas Palm Crfat Yogyakarta.baz

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook