PUBLIK

Catatan Hitam Kepengurusan Yang Lewat Jadikan Cerminan

INFOTANAHLAUT.COM-Melalui Musyawarah Kabupaten (Muskab) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Tanah Laut ke 14, Sabtu (30/3/2019) di gedung Sarantang Saruntung Pelaihari, dari 3 calon ketua DPC KNPI Tala yang bakal memimpin selama 3 tahun kedepan 2019 sampai 2022 yakni Harianor dari unsur Organisasi Kepemudaan (OKP) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Tala, Supian Hadi (Pengurus DPD KNPI provinsi Kalsel), dan Husnul Mutaqim (Pemuda Muhammdiyah) Tala, akhirnya secara aklamasi dan mendapat dukungan dari 11 Pengurus Kecamatan (PK) KNPI Tala, maka Husnul Mutaqim terpilih sebagai ketua DPC KNPI Tala periode 2019-2022.
Muskab yang di gelar sejak pagi hingga menjelang petang tersebut di ikuti sebanyak 43 OKP yang hadir di bawah KNPI Tala dan 7 peninjau serta pengurus KNPI 11 kecamatan hadir dalam Muskab tersebut serta kepengurusan KNPI provinsi Kalsel.
Seperti halnya Peninjau, hanya punya hak bicara, akan tetapi tidak punya hak suara.
Pada muskab tersebut, Dewan Penasehat DPC KNPI Tala Hamdan menekankan kepada peserta, tidak menginginkan kalau KNPI Tala itu ibarat perangko yang selalu menempel, dalam artian pemuda di wadah KNPI harus kreatif, berinovatif pendek kata jangan hanya bisa menyusu.
“Jadikan kepengurusan terdahulu yang menjadi sejarah hitam sebagai sebuah pengalaman yang begitu berharga, jadikan cerminan yang begitu berharga agar tidak salah langkah,”kata Hamdan.
Di ketahui, masa kepengurusan DPC KNPI Tala di bawah pimpinan Syahruji harus berhadapan dengan bagian Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kejaksaan Negeri Pelaihari karena kesandung dugaan korupsi dana hibah dari Pemkab Tala tahun 2018. Dari perhitungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tercatat penggunaan dana sebesar Rp 300-an juta yang tidak bisa di pertanggung jawabkan. Atas kasus tersebut mantan ketua KNPI Tala Syahruji dan bendaharanya Faulina di tetapkan sebagai tersangka.
Sementara itu ketua terpilih Husnul Mutaqim usai menyampaikan pidatonya dalam keterangan pers mengatakan, segera menyusun program kerja bersama kawan-kawan dan melakukan audensi ke bupati Tala.
“Kepemimpinan kedepan berkolaboratif, tidak mengandalkan one man show, akan tetapi membangun super tim untuk kebaikan kepemudaan di Tala yang akan datang,”kata Husnul.
Ia menambahkan, pada RPJMD menyebutkan indek pembangunan manusia harus meningkat dan di situ peran pemuda sangat di butuhkan. Salah satunya sesuai dengan visi misi bupati Tala menciptakan lapangan kerja 500 orang per tahun, maka pemuda harus berperan di dalamnya. Biar bagaimanapun menyangkut ide atau gagasan pemuda harus mendapat ruang yang cukup untuk di tampung oleh Pemkab Tala dalam rangka turut berperan dalam pembangunan di Tala, tutup Husnul. Tung

2
100%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook