KECELAKAAN

Cekcok Mulut, Berujung Sang Istri Tewas

INFOTANAHLAUT.COM- Warga di Desa Bawah Layung Rt 1 Kecamatan Kurau sekitar pukul 15.30 wita di gegerkan dengan adanya aksi pemukulan seorang suami kepada isterinya hingga berujung pada kematian sang isteri.
Akibat pukulan benda tumpul di bagian kepala, nyawa sang isteri pun tidak bisa di selamatkan.
Kasat Reskrim Polres Tala AKP Ade Papa Rihi di damping Kapolsek Kurau Iptu Hikmatullah, Selasa (23/5) sore saat di ruang mayat rumah sakit H Boejasin Pelaihari mengatakan, hasil dari informasi awal di duga suami terlibat cekcok dengan isterinya, sehingga puncak kemarahan suami memuncak dan melakukan pemukulan terhadap isterinya.
Korban di ketahui bernam Arbainah (35) yang biasa bekerja mengupas-ngupas udang, dan pelaku suaminya sendiri bernama Aini (37) sebagai nelayan.
Ade menambahkan, hasil dari visum menunjukan di bagian kepala Arbainah di bagia tengkorak sebelah kiri terdapat bekas pukulan benda keras dan tumpul yang mengakibatkan luka sobek sepanjang 10 cm. Di bagian tengkorak Arbainah yang pecah juga sempat mengeluarkan cairan dari otak, dan cairan tersebutlah yang menyebabkan kematiannya.
“sementara di bagian lainnya tidak terdapat luka-luka, dan pelaku suaminya usai memukul isterinya sempat kabur, namun oleh warga setempat yang cepat memberikan informasi, maka bersama jajaran Polsek Kurau berhasil menemukannya, dan Kapolres sendiri memberikan apresiasi kepada masyarakat di Bawah Layung atas respon cepatnya memberikan informasi,” kata Ade.
Pelaku pun demi factor keamanan di evakuasi ke Polres Tanah Laut untuk selanjutnya menjalani penyelidikan lebih lanjut.
Di tempat yang sama, Mursidah salah seorang kerabat keluarga korban menuturkan, kalau ia tidak tahu persis kejadiannya, namun hanya di lapori oleh warga bahwa korban di pukuli oleh suaminya.
“tidak tahu persis kejadian, karena dengan rumah korban cukup jauh, mendengar kabar saja kalau sepupu di timpas (dibacok) suaminya, dan langsung menuju rumah korban, tapi ke buru di bawa ke rumah sakit, dan di susulah ke rumah sakit,” ucapnya.
Sore itu juga korban di dampingi pihak keluarga di antar kerumah duka menggunakan mobil ambulan rumah sakit.
Menurut Ade lagi, Kepada pelaku sementara di jerat pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, namun pihak penyidik tengah mendalami mengenai status pernikahannya, jika nikah siri jelas masuk ke pasal 338, namun jika nikahnya resmi maka di lapiskan dengan KDRT.baz

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook