TOKOH

Cukup Naik Motor, Pantau Proyek

INFOTANAHLAUT.COM- Hanya dengan mengenakan baju kaos lengan panjang warna hitam plus sandal kulit, helm tertutup, dan menggunakan sepeda motor bebek tanpa harus ada pengawalan layaknya pejabat, itulah ia wakil bupati Tanah Laut H Sukamta yang memacu sepeda motornya ke Desa Tebing Siring di Kecamatan Bajuin, belum lama tadi.
Perjalanan wakil bupati ini sendiri untuk melihat kondisi pengerjaan sebuah rehab total proyek jembatan di Desa Tebing Siring yang hancur pada saat di hantam banjir beberapa waktu lalu, dan pembangunannya sendiri di ongkosi dari APBD Tala tahun 2017 mencapai milliaran rupiah.
Rute yang di tempuh melewati beberapa desa,yakni desa Atu-Atu, Desa Sungai Bakar, Desa Tanjung dan langsung tembus ke Desa Tebing Siring.
Sukamta dalam perjalanannya selalu menolehkan pandangan ke kanan maupun ke kiri, sambil mengamati kalau-kalau ada sarana publik di tiap desa yang butuh pembenahan, sehingga bisa sebagai oleh-oleh pulang dan menjadi PR bagi dinas terkait nantinya untuk di sampaikan.
Terhadap proyek jembatan di Desa Tebing Siring, memang tidak bisa di lewati mobil, dan hanya di siapkan jembatan darurat penyeberangan bagi kendaraan roda dua.
Saat melintas proyek jembatan itu, Sukamta lantas tidak langsung mampir, namun meneruskan perjalanan guna menuju Desa Tebing Siring menemui warga.
Warga Desa Tebing Siring sendiri tiada ada yang menyangka, kalau sosok laki-laki yang hanya menggunakan sepeda motor bebek layaknya seperti orang yang mau pergi kepasar itu adalah seoarang wakil bupati. Namun warga justru senang, desa mereka di kunjungi pimpinan daerah yang mendadak tanpa harus adanya penyambutan atau persiapan.
Secara spontan pula warga memanfaatkan kedatangan wakil bupati untuk menyampaikan aspirasi, mulai dari permohonan perbaikan tempat ibadah, kondisi jalan dan lain sebagainya, bahkan menyempatkan diri untuk foto selfi.
“tempat ibadah kami seperti masjid memang butuh pergantian dan perbaikan pada bagian atapnya pak,”tutur seorang warga.
Atas aspirasi itu, Sukamta pun menampungnya dan nanti di konsultasikan kepada dinas terkait.
Selama kurang lebih 3 jam bertemu warga, Sukamta harus pamit karena masih ada agenda kegiatan atau undangan lain yang harus ia hadiri.
Dalam perjalan pulang dan melewati jalan yang semula di lewati, setibanya di proyek jembatan, Sukamta pun turun dan berdialog dengan pekerja maupun pelaksana proyek jembatan.
“saya berharap pengerjaan jembatan yang begitu besar anggarannya kelak dapat bermanfata bagi masyatakat, dan perhatian selalu terhadap kualitas proyek, apalagi di lokasi pengerjaan sering kali banjir tahunan, itulah makanya kekuatan dan kualitas jembatan di perhatikan,”kata Sukamta kepada pemegang proyek jembatan yang ada di situ.Tung

1
100%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook