POLRES TALA

Dari Rumah Sampai TPS Dijamin Aman

INFOTANAHLAUT.COM-ada saat hari pencoblosan pada Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif Rabu 17 April 2019 besok, masyarakat yang menggunakan hak pilihnya di TPS di jamim 1000 persen oleh Polres Tala aman, baik dari rumah maupun ke TPS, demikian Kapolres Tala AKBP Sentot Adi Dharmawan,Selasa (16/4/2019) dalam keterangan persnya di media center kantor KPU Tala di dampingi Kabag Ops Polres Tala Kompol Fauzan Arianto, subag tehnis KPU Kamaru Zaman dan Marsudi dari Bawaslu Tala.
“Baik TNI maupun Polri pada dasarnya menjelang H-1 pelaksanaan pemungutan suara telah siap untuk mengamankan, dan menjamin keamanan, menjamin hak politik setiap warga negara di Tala yang punya hak pilih untuk melaksanakan pencoblosan di TPS. Selain itu juga sudah mempertebal penempatan personil pada TPS dengan kategori rawan serta pada TPS yang sudah di pantau intelejen yang mempunyai sejarah konflik berdasarkan dari hasil analisa pada saat Pilkada Tala 2018 lalu,”tutup Kapolres.
Kesibukan masih terlihat di kantor KPU Tala berupa pengangkutan logistik Pemilu dari beberapa Kecamatan yang belum mendapat logistik,karena memang oleh KPU Tala menjadwalkan disrtibusi logistik selama 2 hari.
Sejumlah aparat dari TNI dan Polri yang sebagian membawa senjata laras panjang juga ikut melakukan pengawasan saat logistik Pemilu di muat ke dalam bak truk. Halaman kantor KPU Tala pun masih terlihat antrian truk-truk untuk di isi logistik. Pemindahan logistik Pemilu juga turut di awasi oleh PPK desa yang bersangkutan.
Setelah bak truk terisi logistik, keberangkatan menuju kecamatan yang sesuai tujuan juga mendapat pengawalan dari jajaran TNI dan Polri.
Subid Tehnis KPU Tala Kamaru Zaman mengungkapkan, saat distribusi logistik Pemilu pada hari pertama kemarin ada kerusakan kotak suara sebanyak 3 buah. Kerusakan kotak suara lantaran pada saat hendak menurunkan dari salah satu bak truk, karena terkait mur yang muncul dari dinding bak truk. Namun demikian upaya cepat pergantian sudah dilakulan KPU.
Kamaru Zaman menambahkan, pada masing-masing pun di batasi pemilih maksimal 300 orang, sehingga di pastikan pada pukul 12.00 wita dapat di lihat sisa suara, kalau masih tersisa dan ada orang yang tidak terdaftar bisa membawa E KTP ke TPS atau masuk dalam pemilih khusus untuk bisa mencoblos. Sesuai aturan, pada pukul 13.00 wita TPS di tutup, namun jika pemilih yang sudah terdaftar tapi belum mencoblos dapat di tunggu sampai selesai jika masih ada antrian.
KPU juga melihat situasi kepada warga yang mungkin sudah tua atau sakit untuk memberikan pelayanan datang kerumah. Jika kesepakatan di TPS untuk pelayanan kerumah bisa saja dilakukan.
Marsudi dari Bawaslu Tala memaparkan, Bawaslu dengan tupoksinya bertugas mengawasi seluruh tahapan proses Pemilu. Dari struktur personil sendiri telah terpenuhi dari tingkat kabupaten sampai desa.
Terkait isu money politik, maka hal itu bisa di proses jika ada yang melapor dan harus memenuhi 2 unsur alat bukti, baik foto atau rekaman video. Oleh Bawaslu selanjutnya dilakukan kajian apakah memenuhi syarat apakah memenuhi syarat formil, selanjutnya oleh Bawaslu menentukan apakah masuk unsur politik uang.
Marsudi menambahkan, petugas dari Bawaslu pun tidak boleh stagnan saat di TPS, jika ingin keluar TPS untuk solat atau makan, maka wajib di gantikan oleh petugas lainnya karena hal tersebut rawan, pubgkasnya.Tung

1
100%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook