PUBLIK

Deklarasi Damai Jelang Pilkades

INFOTANAHLAUT.COM- Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tanggal 15 November 2017 mendatang secara serentak di wilayah Kabupaten Tanah Laut, Jum’at (3/11) kemarin, satu dari 11 kecamatan di Tanah Laut yakni Kecamatan Baati-Bati tepatnya di Desa Banyu Irang, 5 pasang calon kepala desa yang bakal bertarung dalam perolehan suara terbanyak dari warga setempat yang lebih dari 2.000 pemilih tersebut, melaksanakan deklarasi damai di kantor balai desa setempat.

Di fasilitasi panitia pemilihan kepala desa, 5 calon kepala desa yakni Samino, Samlani.Sag, Titi Lisnani,SE, Akhmad Syarkani, dan Mujiburrahman menandatangani kesepakatan damai, berikut terhadap ssegala pelannggaran-pelanggaran ketika dilakukan salah satu calon untuk bersedia di proses secara hukum.

Dalam urun rembuk membahas tentang kesepakatan masing-masing calon pemimpin Desa Banyu Irang kedepan, turut di hadiri Kapolsek Bati-Bati Iptu Supian Noor,SE dan dari Babinsa setempat.

Ada beberapa point kesepakatan yang di tanda tangani para calon di atas materai Rp 6.000, setelah sebelumnya saling memberikan saran dan masukan terhadap kesepakatan.

Usai penandatanganan, Hairani selaku ketua panitia Pilkades Banyu Irang mengatakan, Alhamdulillah para calon dapat menerima hasil kesepakatan yang telah di bahas bersama, tinggal masyarakat di minta untuk datang ke TPS memberikan hak suaranya.

“Di Desa Banyu Irang sendiri ada pemilih sebanyak 2.000-an dan sosialisasi bakal adanya Pilkades ini sudah di sampaikan berulang-ulang melalui pengeras suara di mesjid, maupun di kegiatan yasinan rutin termasuk nanti di pasang baliho ukuran besar di kantor balai desa gambar para calon, serta baliho ukuran kecil-kecil di sudut desa yang strategis terlihat oleh warga,” jelasnya.

Sementara itu Kapolsek Bati-Bati Iptu Supian Noor,SE mengatakan pula, bahwa untuk proses Pilkades pihaknya akan menurunkan personil sesuai kebutuhan, dan di Kecamatan Bati-Bati sendiri ada dua yang melaksanakan Pilkades yakni Desa Banyu Irang dan Desa Nusa Indah.

“jadi terhadap dua desa tersebut konsentrasi personil polisi juga diback up dari Babinsa TNI, serta berharap dalam pelaksanaan pilkades kelak tidak ada muncul gejolak di kedua desa tersebut, para calon harus siap menerima kekalahan, dan sama-sama mendukung bagi kades terpilih untuk membangun desa, namun jika ada hal gugatan hendaknya di lakukan secara prosedur dan di tunjang dengaan bukti serta data,” ungkapnya.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook