WISATA

Desa Muara Asam-Asam Masuk Pengembangan Wisata

INFOTANAHLAUT.COM-Keberadaan Desa Muara Asam-Asam di Kecamatan Jorong, di daulat untuk pengembangan kepariwisataan utamanya wisata pantai.
Embrio pengembangan wisata pantai ini lantaran sudah ada Pantai Asmara atau pantai Asam-Asam Muara sebagai cikal bakal untuk pengembangan wisata pantai lainnya yang ada di Kabupaten Tanah Laut.
Hal itu di ungkapkan bupati Tala H.Sukamta belum lama tadi saat melakukan kegiatan Manunggal Tuntung Pandang di desa tersebut.
Bupati Tala mengatakan, adanya pantai Asamara menjadi salah satu objek wisata andalan, dan Pemkab Tanah Laut akan memberikan dukungan.
“Inshaa allah untuk menunjang berkembangngnya pantai Asmara, di perbaiki akses masuk ke pantai Asmara tersebut, dengan harapan agar lebih memudahkan arus transportasi guna menuju pantai Asmara,”kata Sukamta.
Sukamta menambahkan, perbaikan akses menuju pantai Asmara hanya pengaspalan bukan pelebaran, dan otomatis nantinya akan ada pelebaran.
Tahun ini pengerjaan perbaikan jalan sudah ada pemenangnya, untuk itu perlu juga dukungan dari masyarakat agar bisa berjalan dengan lancar, agar pengunjung dapat dengan mudah datang ke pantai Asamara.
Lebih dari itu Sukamta juga menjabarkan, Desa Muara Asam-Asam sebagai daerah atau perkampungan nelayan juga perlu perhatian yang besar, dengan harapan hasil tangkapan di laut bisa memberikan nilai lebih.
Sementara itu kepala Desa Muara Asam-Asam Zainudin pun mengungkapkan, Alhamdulillah telah di perhatian Pemkab Tala seperti perbaikan jalan masuk ke pantai Asmara.
“Manfaatnya jelas sangat besar di rasakan oleh masyarakat, dalam artian tidak semata hanya untuk pengunjung ke pantai Asmara, namun juga sebagai akses untuk masyarakat dalam memasarkan hasil tangkapan ikan di laut, dan fokus pengembangan desa hanya pada bidang wisata,”ungkapnya.
Obsesi lain yang bisa di kembangkan di Desa Muara Asam-Asam, Sukamta mendesak PT. Nelayan Bakti untuk segera membangun pabrik pengalengan ikan di Desa Muara Asam-Asam.
Hal ini terang Sukamta, agar masyarakat setempat yang berprofesi sebagai nelayan bisa mendapat nilai tambah.
“Tidak semata hanya memproduksi ikan asin semata, tapi ikan-ikan dari tangakapan nelayan sudah siap untuk di jual dalam bentuk kalengan. Maka dari itu mendesak perushaan segera menyelesaikan pembangunan pabrik yang kini berada di Kecamatan Bati-Bati,” tutup Sukamta.Tung

1
100%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook