PUBLIK

Diberi Batas Waktu Habis Lebaran Idul Adha

INFOTANAHLAUT.COM-Pemkab Tala memberikan batasan waktu setelah lebaran Idul Adha tahun ini kepada PKL buah yang berada di sepanjang jalan Datu Daim pasar Tapandang Berseri untuk membersihkan lapak dagangannya dan selanjutnya di relokasi ke Ruang Terbuka Hijau (RTH) Hasan Basri Jalan Gembira Pelaihari.
Senin (22/7) di aula kantor Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Perdagangan Tala, di laksanakan rapat bersama para PKL buah bersama Pemkab Tala, dan jalannya rapat di pimpin oleh Sekda Tala Drs.Syahrian Nurdin.
Sebanyak kurang lebih 15 orang perwakilan dari PKL buah dari 35 anggota PKL buah yang mengikuti jalannya rapat dengan agenda pembahasan yakni relokasi PKL ke RTH Hasan Basri.
Sekda Tala usai memimpin jalannya rapat mengungkapkan, setelah di jelaskan maksud dan tujuan dari Pemkab Tanah Laut, hasil rapat para PKL buah ini sepakat dan setuju untuk di pindahkan ke RTH Hasan Basri, pendek kata ada titik temu antara Pemkab Tala dan pedagang buah itu sendiri.
Sekda menambahkan, dari kesepakatan rapat di tetapkan 2 hari setelah lebaran Idul Adha maka keberadaan lapak-lapak pedagang buah ini di relokasi ke RTH Hasan Basri. Pemindahan itu sendiri secara sukarela dilakukam PKL teresebut.
Namun, Sekda mengatakan lagi dari Pemkab Tanah Laut menganggarkannya segera ke dalam APBD Perubahan di tahun 2019 ini untuk bangunan semi permanen bagi pedagang buah di RTH Hasan Basri sebanyak 35 buah lapak buah.
“Para PKL buah sebanyak itu diakui harus di support, untuk tetap bisa berusaha dan bekerja, dan upaya-upaya yang dilakukan Pemkab Tala tidak ada muatan untuk menyengsarakan pedagang, santgat jauh dari itu,”kata Sekda.
Keberadaan PKL buah yang berjualan di sepanjang masuk Jalan Datu Daim yang akan dilakukan penantaan tersebut, merupakan salah satu yang masuk dalam program kerja bupati dan wakil bupati Tala yakni Desa Dibina, Kota Ditata.
PKL buah merupakan bagian dari pemerintahan Kabupaten Tanah Laut untuk hidup bersama di kabupaten ini, dan menyangkut relokasi PKL buah ke RTH sendiri telah ada grand desain dalam rangka pengembangan RTH Hasan Basri tersebut, dan PKL buah merupakan salah bagian dari perencanan tersebut. Sekda mengakui dengan hasil pertemuan menjadi sebuah kejelasan yang selama ini di nilai ngambang terhadap PKL buah. Tahapan kedepan di inginkan Jalan Datu Daim steril dari keberadaan PKL.
Sekda menambahkan, wacana relokasi PKL buah ke RTH Hasan Basri tidaklah lantas berkaitan dengan penilaian piala Adipura.
“tanpa ada adipura pun tetap berjalan, apalagi keberadaan PKL buah berada di jalan raya yang seharusnya bebas dari aktivitas pedagang, Pemkab sudah mentolelir cukup lama hingga sampai pada sekarang lewat rapat bersama untuk menertibkan PKL buah,”tutup Sekda.
Di tempat yang sama, Bahrani salah seorang PKL Buah mengutarakan sangat setuju apa yang di upayakan dan di rencanakan Pemkab Tala.
“Apa yang sudah di putuskan sudah sangat tepat, dan tidak ada masalah untuk di relokasi ke RTH Hasan Basri,”ungkapnya.
Dalam rapat bersama PKL buah juga di hadiri Polsek Pelaihari Kota, Sat Pol PP dan Damkar, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup, Kodim 1009 Pelaihari, Dinas Perhubungan.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
1
100%
angry

Komentar Facebook