PENDIDIKAN

Didaulat Satu-Satunya Di Indonesia

INFOTANAHLAUT.COM-Berawal dari di cetuskannya program Desa Sahabat Keluarga di Desa Sumber Makmur Kecamatan Takisung 3 tahun lewat,maka kini di rintis porgram Kabupaten Sahabat Keluarga,dan program itu pun langsung dilakukan pencanangan.
Pencanangan dilakukan Sukiman,MPd selaku Direktur Pendidikan Keluarga pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI,Senin (16/12) di gedung Balairung Tuntung Pandang Berseri,dan program ini di daulat satu-satunya yang ada di Indonesia.
Pencanangan program ini di tandai dengan pembukaan tirai papan nama program,dan di lanjutkan dengan penandatanganan oleh seluruh camat dan beberapa kepala desa.
Kadisdik Tala Abdillah dalam laporannya mengatakan,pada embrio awal mula di cetuskan Desa Sahabat Keluarga di Desa Sumber Makmur Kecamatan Takisung 3 tahun lalu,dan itu pun mendapat apresiasi dari PAUD Provinsi Kalsel serta Dirjen Pendidikan.
“Didasari beberapa regulasi,seperti UU nomor 23 tahun 2019 tentang sistem pendidikan nasional,maka terkait program ini akan di ploting pada 11 desa di 11 kecamatan,dan untuk sosialiasi sudah pula dilakukan,”kata Abdillah.
Ia menambahkan,dari 100 orang tua yang pernah di berikan kegiatan tentang penguatan peran orang tua,maka terkait pengembangan pendidikan keluarga pada jenjangnya masing-masing telah di berikan dan menjadi harapan sebagai penguatan dalam pendidikan kepada anak di level keluarga.
Sebelum melakukan pencanangan Kabupaten Sahabat Keluarga,Sukiman dari Kementerian pendidikan dan kebudayaan RI mengungkapkan,saat ini Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tengah viral dalam setiap kebijakannya.
Penekanan merdeka belajar,merdeka kepada guru,sehingga tumbuh kegairahan bagi siswa di sekolah atau anak didik yang tidak terkesan di pasung,apa yang di sukai anak untuk masa depan mereka,maka mereka tentukan sendiri.
“Menyiapkan peserta didik untuk hidup di suatu jaman adalah tantangan,baik itu 20 sampai 30 tahun kedepan,kondisinya pun seperti apa belum di ketahui. Ada 30 sampai 35 persen profesi masa depan yang bisa di tebak,itu merupakan tantangan. Akan tetapi yang utama adalah akhlak sebagai pondasi dalam mendidik jangan sampai lepas dari anak,”papar Sukiman.
Lebih lanjut Sukiman mengatakan,karakter moral (Jujur,Adil,Soleh),karakter kinerja,agar anak punya kemauan kerja dan etos kerja yang tinggi,dan tidak asal-asalan. Kemudian punya pemikiran yang kritis,maka guru harus beri ruang diskusi yang banyak,sehingga kelak ketika berhadapan dengan orang asing punya bergaining yang kuat. Pandai menyampaikan pendapat atau komunikasi apa yang ia ketahui,dan terakhir kemampuan berkolaborasi karena sekarang bukan era bersaing tapi kerjasama,maka semua harus di latih di pendidikan anak.
“Perbanyak diskusi,ketimbang banyak dengar ceramah dari guru di kelas. Guru bisa jadi orang tua di sekolah,saat ini terlalu banyak guru yang formal. Ditekankan kepada guru PAUD yang sangat dekat dengan anak,”tutup Sukiman.
Sementara itu ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Tala Yati Octaviana Abdi Rahman usai pencanangan dalam keterangan persnya mengatakan,atas nama GOW menyambut baik adanya program ini,dan pada jangka pendeknya GOW akan turun ke desa-desa guna mensosialisasikannya dan sekaligus melakukan pembinaan.
“Berharap dengan program ini maka akan tercipta keluarga yang kuat dan tangguh,”tutup Yati.
Sedikitnya ada 450 orang peserta yang menghadiri,baik dari unsur PAUD,para kepala desa dan jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tala. Kemudian asisten bidang pemerintahan Bambang Kusudarisma serta forkopimda Tala.
Mewarnai pencanangan kabupaten sahabat keluarga,di tampilkan hasil kerajinan dari utusan sekolah dan desa di tiap-tiap kecamatan di halaman gedung Balairung Tuntung Pandang.Tung

0
0%
like
1
100%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook