KECELAKAAN

Diduga Api Cemburu, Simson Bacok Istrinya

INFOTANAHLAUT.COM- Simson (31) warga asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang bekerja sebagai karyawan panen kelapa sawit di perusahaan PT. Gawi Makmur Kalimantan (GMK), tidak nampak ragu-ragu menghabisi nyawa isterinya sendiri Yuliana Setiyo Hale (30) di mes karyawan R2, dengan menghunuskan senjata tajam jenis parang ke bagian leher dan punggung hingga tewas di dalam mes dengan lumuran darah yang cukup banyak di lantai keramik warna putih pada mes tersebut, semua itu lantaran di duga faktor kecemburuan sang suami.

Kejadian ini sendiri terjadi pada Selasa malam (3/10) kemarin sekitar pukul 22.00 wita, dan pada malam itu juga usai melakukan aksinya, pelaku di amankan di kantor Polsek Batu Ampar.

Beberapa saat kejadian terjadi, kabar pembunuhan ini pun sudah ramai di medsos.

Kasat reskrim Polres Tala AKP Alfian Tri Permadi, Rabu (4/10) membenarkan. Karena ini masih mengambil keterangan dari beberapa orang saksi, awalnya memang ada keributan antara korban dan pelaku di mes tersebut, sehingga mengundang masyarakat sekitar lainnya, sumber suara keributan itu pun di datangi beberapa orang tetangga dan pada saat itu kondisi mes sudah dalam keadaan gelap.

“ada kakak kandung pelaku yang mencoba untuk masuk kedalam rumah, dan saat buka pintu, pelaku malah menyerang kakaknya sendiri dengan sebilah parang, namun serangan pelaku bisa di antisipasi dan kakak pelaku bisa melumpuhkannya. Namun sejatinya di dalam mes itu isteri pelaku sudah tidak bernyawa lagi dan darah pun membanjiri lantai mes,” jelasnya.

Sementara motifnya setelah mendengar keterangan saksi termasuk kakak kandung pelaku adalah karena merasa cemburu entah karena apa, penyebabnya karena apa, karena cemburu dengan istrinya yang ternyata korban ikut membantu kakaknya berjualan di warung minum, sehingga banyak kadang anak-anak remaja yang ngobrol bersama istrinya di warung istrinya, itulah yang barangkali menjadi pemicu pertengkaran hingga berujung kematian,” papar Alfian.

Sementara saat Infotanahlaut.com menyambangi di kantor Polsek Batu Ampar, pelaku nampak tengah duduk-duduk di ruang sel kantor Polsek dengan posisi tangan yang masih di borgol.

Ia tidak begitu banyak bicara, namun kadang saat di tanya bisa saja menjawab.

“baru 4 bulan bekerja di perusahaan itu, dan cemburu dengan istri, saat itu isteri hendak persiapan tidur,” katanya singkat sambil tertunduk.

Kini kasus pembunuhan ini di tangani unit Reskrim Polsek Batu Ampar dan ia di jerat pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman 5 penjara.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook