KRIMINALITAS

Diduga Gangguan Kejiwaan Sambil Acungkan Cangkul

INFOTANAHLAUT.COM- Ulah Satri Yadi warga Desa Bajuin Rt 05 Rw 02 Kecamatan Bajuin ini di bilang nekat, ia yang di duga dalam kondisi mabuk berat mengamuk sambil mengacung-acungkan sebuah cangkul di tengah-tengah pemukiman warga di Kelurahan Sarang, Jum’at (1/10/2018) kemarin sekitr pukul 23.00 wita, terpaksa harus di tindak tegas warga, dan menyerahkannya ke pihak yang berwajib.
Aipda Agung Rahmad Wijaya,SH anggota Reskrim Polres Tala yang berada di TKP dan menghandel peristiwa tersebut menyebutkan, anggota Sat reskrim Polres Tanah Laut dan anggota Polsek Pelaihari kota telah mengamankan Satri Yadi, karena mendapat laporan dari warga kalau ulahnya cukup membahayakan orang. Ia yang mengayun-ayunkan cangkul sambil mengancam warga.
Mungkin karena warga kesal dengan ulahnya, maka warga pun mencoba untuk menaklukan Satri Yadi. Warga pun berhasil menaklukan aksi Satri Yadi yang memainkan cangkul tersebut walau ia sempat melawan.
Satri Yadi sendiri sedikit mengalami luka di bagian kepala lantaran warga di buat kesal, namun lukanya tidak terlalu parah. Warga pun menyerahkan Satri Yadi ke Polisi yang tiba di lokasi keributan tersebut.
“Sebelumnya Satri Yadi di larikan ke rumah sakit terlebih dahulu untuk perawatan luka-lukanya,”kata Aipda Agung.
Cerita tentang Satri Yadi ini pun ternyata ramai menjadi perbincangan di tempat ia tinggal di Desa Bajuin.
Di utarakan SJ warga setempat, Satri Yadi atau orang lebih mengenal namanya dengan sebutan Sadri memang ada sedikit mengalami gangguan kejiwaan, dan kadang sering terdengar suka berkelahi di mana-mana.
Satri Yadi alias Sadri sendiri awalnya punya istri dan 2 orang anak, akan tetapi karena adanya gangguan kejiwaan maka istri dan anaknya pun meninggalkan Sadri. Konon pula cerita dari warga bahwa awalnya ia dulunya juga berkebun, juga sebagai pengepul sayur-sayuran ke petani-petani, akan tetapi kini Sadri tidak ada kegiatan lagi.
“Ya kalau setahu saya warga juga sudah ada yang peduli termasuk perangkat desa sekarang, termasuk membawanya ke rumah sakit jiwa Sambang Lihum di Kabupaten Banjar beberapa tahun lalu karena kondisinya semacam ada tekanan batin, sehingga kadang-kadang bisa di katakan kumat pasti melakukan hal-hal kurang nyaman bagi warga,”jelas SJ.
Ia menambahkan, kurang lebih 1 minggu lewat, Sadri kumat lagi dengan tingkah laku bahkan sampai ke wilayah Kecamatan Kurau dan gunung Kayangan kluyuran serta pernah bikin onar di simpang Desa Bajuin (Simpang PDAM).
Sementara waktu Satri Yadi alias Sadri di amankan di Polres Tala guna proses lebih lanjut. Soal ia di nyatakan ada gangguan jiwa atau tidak, penyidik Polres Tala pun masih menunggu hasil keputusan dari lembaga resmi spesial untuk gangguan kejiwaan.Tung

1
100%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook