PENDIDIKAN

Diknas Wacanakan SDN Di Re-Grouping

INFOTANAHLAUT.COM- Wacana menggabungkan atau mergernya (Re-Grouping) beberapa sekolah di tingkat SD di jalan Pembangunan kota Pelaihari oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, masih harus membutuhkan kajian dari berbagai aspek.

Lokasi sekolah yang lebih dari 3 buah itu memang saling berdekatan satu sama lainnya, di samping dekat pula dengan pasar dan kantor Disdukcapil Tala, bahkan bagi sekolah SDN Peaihari 7 yang berseberangan dengan kantor PLN Ranting Pelaihari, pada bagian pagarnya harus mepet dengan rombong pedagang yang berjualan.

Pemandangan setiap hari Senin sebagai hari pasarnya kota Pelaihari, nampak kesibukan orang yang hilir mudik. Dengan kondisi ramainya orang di pasar pun tidak menutup kemungkinan membuat suara gaduh bisa sampai ke ruang-ruang kelas, belum lagi jika ada pedagang yang menjual barang dagangannya dengan pengeras suara, maka hal demikian di khawatirkan akan mengusik para siswa yang tengah belajar.

Menyikapi wacana re-grouping beberapa sekolah SD tersebut, Rabu (1/11) kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tala Abdilllah di konfirmasi mengatakan, re-grouping tersebut merupakan wacana yang sudah di gaungkan lama, dan dinas masih mempelajari sekolah-sekolah mana yang memungkinkan untuk di gabung.

“pada prinispnya regrouping sekolah ini paling tidak tujuannya untuk efisiensi, namun tetap tidak ingin kedepannya ada muncul gejolak seperti kepala sekolah yang mungkin tanda kutip menjadi korban, di samping sambil menunggu dan melihat Batas Usia Pensiun (BUP) ketika mana kala terjadi regrouping untuk proses penempatan jabatan kepala sekolah,” jelasnya.

Terhadap regrouping, dalam waktu dekat akan dilakukan Diknasbud yakni di SDN Gunung Makmkur 1 dan 2 di Kecamatan Takisung. Regrouping di kedua sekolah itu sudah dilakukan sosialisasi dengan warga dan camat setempat.

Menurutnya, regrouping sekolah di SDN Gunung Makmur 1 dan 2 karena melihat pada kondisi sekolah utamanya terhadap batas-batas antar SD itu tidak jelas, atau dalam satu komplek dan satu halaman ada dua sekolah, sehingga ketika pada saat upacara benderanya satu-satu, kan jadi ribet, ujar Abdillah.

Sementara itu, Sugeng salah seorang guru olahraga di SDN Gunung Makmur 2 menyikapi rencana mergernya kedua sekolah ini mengatakan, penyatuan sekolah memang bagus saja, Cuma asalkan tidak menyakiti gurunya saja, dalam artian karena gurunya sudah menetap di dekat sekolah ini jangan lantas di pindah ke sekolah lain yang jauh.

“sukur-sukur masih tetap di tugaskan di sekolah yang ada, dan memang tujuannya untuk supaya efektif dan efisien, aka nada satu orang kepala sekolah, akan tetapi bagaiman kebijakan yang tepat, kami guru-guru di sini mendukung saja,” katanya.

Di SDN Gunung Makmur 1 saat ini memiliki siswa sebanyak 186 siswa dengan komposisi guru sebanyak 7 orang berstatus PNS, 6 orang guru honor plus 1 orang kepala sekolah, dan di SDN Gunung Makmur 2 jumlah siswa sebanyak 134 orang, guru 8 orang status PNS, 4 guru honor plus 1 orang kepala sekolah.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook