HUKUM

Disalah Gunakan, Pol PP Sita Ratusan Botol Alkohol

INFOTANAHLAUT.COM- Sebanyak 360 botol plastik yang berisi cairan alkohol kandungan 70 persen di sita aparat Sat Pol PP. Selain alkohol kandungan 70 persen, juga ada sebanyak 22 botol alkohol yang memiliki kandungan alkohol sebesar 95 persen.
Adanya informasi dari warga, maka operasi terhadap peredaran alkohol yang termasuk dalam kategori bahan berbahaya atau bukan untuk di konsumsi, melainkan untuk pengobatan namun di salah gunakan ini di lakukanlah operasi oleh Sat Pol PP di dua TKP.
Sebanyak 23 pesonil Sat Pol PP dan 2 orang tenaga penyidik, operasi di pimpin oleh kabid Trantibun Firmansyah, Rabu malam (30/8).
Firmansyah mengatakan, atas adanya laporan dari masyarakat bahwa alkohol acap kali di gunakan untuk membuat campuran atau oplosan yang menjadi minuman keras ini sasaran pembelinya adalah para ABG di masing-masing TKP.
“dua TKP hasil operasi yang dilakukan yakni di Jalan Datu Daim Rt 10/1 Kelurahan Karang Taruna, dan bergerak ke TKP kedua di jalan Datuk Mandar Rt 04/02 Desa Gunung Makmur Kecamatan Takisung,” jelasnya.
Sementara itu penyidik Pol PP Masyani menjelaskan pula, untuk TKP pertama di temukan di warung milik Ansari, dimana alkohol tesrsebut tersimpan di sebuah lemari dan kondisi kardusnya juga sudah terbuka, sementara di TKP kedua di Desa Gunung Makmur alkohol tersebut di simpan di sebuah garasi yang merangkap gudang di rumah Sri Wulandari.
“karena ada terlihat sebuah lemari yang terkunci dengan gembok, maka kecurigaan petugas tertuju pada tempat tersebut, dan hasilnya setelah gembok di buka paksa terdapatlah tumpukan kardus sebanyak 15 buah yang berisi botol alkohol kandungan 70 persen warna biru,” jelasnya.
Masyani menambahkan, seperti di TKP pertama menurut pengakuan Ansari sudah selama 1 tahun menjual alkohol, sementara Sri Wulandari sudah selama 2 tahun lebih menjual, dan rata-rata yang membeli alkohol tersebut adalah kaum ABG. Harga untuk alkohol kandungan 95 persen di jual seharga Rp 30 ribu, dan kandungan 70 persen Rp 25 ribu per botolnya.
Kepada kedua pemilik alkohol sendiri sudah di mintai keterangan di kantor Sat Pol PP, dan keduanya di minta menandatangani surat pernyataan yang isinya apabila mengulang lagi maka langsung prosesnya ke pengadilan, dan sementara ini di berikan pembinaan kepada keduanya.
Para pemilik alkohol ini jika kembali mengulangi perbuatanya maka dapat terjerat Perda nomor 7 tahun 2014 tentang Keteriban Umum dan di ancam penjara 6 bulan dan denda Rp 50 juta.baz

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook