PEMKAB TALA

Disnaker Punya Program “Sicangkal”

INFOTANAHLAUT.COM-Perubahan terkini pada Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Tanah Laut yang berkutat pada masalah tenaga kerja dan industri, kini ada program baru di dinas tersebut yakni “Sicangkal”.
Apa itu Sicangkal ?
Kepala Disnaker dan Perindustrian Tala Masturi,SSTP, Rabu (7/11/2018) dalam keterangan persnya menjelaskan, jika selama ini pada Disnaker hanya di ketahui publik sebagai dinas yang hanya menerbitkan Kartu Kuning bagi para pencari kerja, maka bentuk pelayanan adalah penempatan tenaga kerja. Sicangkal (Siap Mencegah Pengangguran Lokal). Sementara untuk kartu kuning adalah bagian kecil saja, tapi penempatan tenaga kerja itu sendiri.
Perubahan terkini di Disnaker yang patut di ketahui publik, maka pada program Disnaker yang di jadikan target pemenuhan pelayanan tenaga kerja. Sehubungan pula dengan visi dan misi bupati Tala, salah satunya berinteraksi. Ada 7 program prioritas bupati Tala, salah satunya mengarah ke tenaga kerja, penyiapan tenaga kerja, serta merubah pelayanan dan mean set di Disnaker sendiri.
Masturi menambahkan, adanya daya saing tenaga kerja, maka arahnya berbicara kepada kompetensi tenaga kerja dengan cara melaksanakan kegiatan dengan unit pelatihan yang di miliki seperti Balai Latihan Kerja (BLK). Ada 4 pola di Disnaker yakni daya saing, perluasan kesempatan, kondusifitas hubungan industiral, serta semangat pemicu ekonomi mengangkat potensi daerah. Disnaker tidak hanya keluarkan kartu kuning, tapi juga memberikan konseling ke pencari kerja, melakukan perantaraan kerja dengan mempertemukan pihak yang butuh tenaga kerja.
“Disnaker tidak semata hanya tukang tulis jumlah pengangguran, tapi memberikan konseling, para pelowong kerja akan mencari ke disnaker, tapi bagaimana untuk dapat lowongan yang sudah di rancang dalam Peraturan Bupati (Perbup), bahwa setiap perusahaan harus menyampaikan lowongan pekerjaan. Layanan bukan kepada pencari pekerja, tapi membuka kesempatan bagi pencari kerja,”kata Masturi.
Adanya data pencari kerja potensi dapat di lihat dari database kependudukan, bahkan bagi penyandang disabilitas juga layak mendapat pekerjaan. Fungsi konseling yakni di berikan interview untuk di dorong dan di gali potensinya, mendorong juga menjadi pekerja wira usaha (informal). Membekali sikap agar tidak memberikan kekecewaan bagi yang membutuhkan tenaga kerja.
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Tanah Laut sebesar 3,7 persen dari total penduduk Tala, dan angka pengganguran alami yakni sebesar 4 persen. Tanah Laut tidak terlalu rawan untuk pengangguran.
Sementara saat di singgung berapa kelak kebutuhan tenaga kerja di rumah sakit H.Boejasin tipe A milik Pemkab Tala yang sedang di bangun di Kelurahan Sarang Halang, serta rumah sakit tipe D di Kecamatan Kintap. Menurut Masturi itu tergantung dari kebutuhan dinas terkait, seperti rumah sakit di Kecamatan Kintap, maka Disnaker juga menunggu Dinas Kesehatan berapa kebutuhannya, namun demikian 2 buah rumah sakit tersebut menjadi bahan informasi sebagai bursa kerja.
Di Kabupaten Tanah Laut sendiri terdata ada 34 orang tenaga kerja asing, dan yang tebaru ada 2 orang lagi masuk ke PLTU Asam-Asam Kecamatan Jorong. Sebagian besar mereka bekerja pada proyek konstruksi (Infrastruktur) dan enginering. Pekerja asing di dominasi dari negara Korea, selebihnya dari Cina, India, dan Thailand. Sementara pada data tahun 2016 ada 200-an perusahaan di Tanah Laut, tahun 2017 belum di laporkan oleh Disnaker Provinsi Kalsel.
Disnaker Tala membuat pelayanan tenaga kerja sebagai bukti Pemerintah Kabupaten Tanah Laut peduli terhadap kesenjangan di masyarakat. Jangan sampai pekerja mengeluh tidak dapat pekerjaan, tapi pemberi perkerjaan malah tidak merasa mendapatkan pekerja.Tung

1
25%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
3
75%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook