PUBLIK

Diwacanakan, 2 Persen Tunjangan ASN Wajib Diinfaqkan

INFOTANAHLAUT.COM-Ada wacana yang muncul terkait kewajiban bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, dimana 2 persen dari tunjangan yang di dapat ASN di wajibkan untuk di infaqkan, namun wacana itu pun masih di godok oleh pihak berkompeten dalam hal ini Sekretaris Daerah (Sekda) Tala, demikian hal tersebut di utarakan ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tanah Laut Wahyu Rahmadi, Kamis (4/1) di kantor Baznas jalan H.Boejasin Pelaihari.
Wahyu menambahkan, jika wacana untuk 2 persen bagi ASN itu di berlakukan maka dana yang akan terkumpul sebanyak Rp 2,4 milliar. Itu baru dari tunjangan, bagaimana jika dari gaji ASNnya, maka mungkin akan mencapai angka Rp 5 milliar lebih. Sementara kalau infaq bagi masyarakat umum sebesar 2,5 persen, ucapnya.
Baznas Tanah Laut sendiri di tahun 2017 lalu telah menyalurkan dana sebesar Rp 780.000.000 atau 80 persen, dimana 20 persennya di gunakan untuk dana emergency (hal mendadak), dan kini saldo tersisa di Baznas sebesar Rp 240.000.000.
Menurut Wahyu pula, di awal bulan Desember 2017 lalu dana terkumpul sebesar Rp 992.000.000, dan penyaluran sesuai dengan peraturan Baznas. Paling banyak dana yang tersalurkan yakni kepada kaum fakir miskin.
Di Baznas Tanah Laut sendiri ada lima (5) program yang bertujuan agar orang yang lemah menjadi berdaya dan sejahtera, mustahik menjadi muzaki. Kelima program tersebut yakni program pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, ekonomi dan dakwah-advokasi.
Sementara menyangkut peminjaman dana di Baznas Tala, khsusunya pinjaman individu di batasi sebesar Rp 1.000.000 yang di utamakan fakir miskin untuk modal usaha. Pinjaman pun tanpa bunga dan agunan.
“Baznas Tala ada kerjasama dengan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) sebuah lembaga perbankan milik Pemkab Tala, dimana peminjaman di bawah Rp 10.000.000, maka oleh Baznas yang menanggung bunganya, peminjaman atau pencairan pun dilakukan setelah dilakukan verifikasi untuk di serahkan kepada yang berhak (Mustahik),” jelas Wahyu.
Memasuki tahun 2018 ini, target dana di patok di harapkan mengalami kenaikan antara 20 sampai 30 persen.Tung

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook