KECELAKAAN

Dua Belas Hari Motor Guru Itu Ketemu

INFOTANAHLAUT.COM- Pancaran wajah tersenyum terpancar dari Wasilah salah seorang guru yang mengajar di SDN Nusa Indah 1 Kecamatan Bati-Bati, dimana sejak tanggak 18 Juli 2017 lalu atau sekitar 12 hari, motor matic Scopy warna putih miliknya hilang saat ia tinggalkan selama kurang lebih 10 menit mengajar di kelas.
Kepada infotanahlaut.com Wasilah menuturkan, memang pada saat sampai di parkiran sekolah sekitar pukul 07.30 wita saat jam pertama pelajaran di mulai ada orang yang menduduki sepeda motornya, namun di pikir barangkali hanya duduk saja, lantas lama kelamaan firasat mulai berkata lain, dan memang setelah di cek ke parkiran ternyata sepeda motor sudah raib sama orang yang duduk di sepeda motor, dan waktu itu paling hanya berkisar 10 menit saja, ungkapnya, Selasa (1/8) di Polres Tala.
“kunci sepeda motor ada dalam tas, barangkali dengan cara di rusak oleh pria yang menduduki sepeda motor tadi, atas hilangnya itu segera melaporkan ke Polsek setempat, dan alhamdulilah serta berterima kasih banyak pihak kepolisian dalam kurun waktu 12 hari motor bisa di temukan,” tuturnya Wasilah.
Korban pencurian sepeda motor tidak semata hanya di alami Wasilah, akan tetapi juga di alami Kaspul warga Desa Tanjung Dewa Kecamatan Panyipatan, dan Muhroji warga Desa Tajau Mulia Kecamatan Batu Ampar.
Kapolres Tala AKBP Sentot Adi Dharmawan dalam keterangan persnya, Selasa (1/8) mengatakan, tersangka AM (38) warga Desa Tanjung Dewa Rt 3/1 Kecamatan Panyipatan yang mencuri sepeda motor Wasilah di parkiran SDN Nusa Indah 1. Tersangka lainnya yakni AR (26) warga jalan Pahlawan Rt 14/04 Desa Tanjung Dewa Kecamatan Panyipatan yang nekat mengambil ranmor jenia Vario Matic warna putih milik Kaspul saat di dalam rumah sekitar akhir bulan Juli 2017 lalu sekitar pukul 02.00 wita. AM juga mencuri motor Muhroji bebek Supra X warna hitam pada bulan Mei 2017 lalu sekitar pukul 20.30 wita saat Muhroji tengah solat di mesjid Al Mutaqim Desa Batu Ampar.
Pada hari itu, Kapolres Tala menyerahkan kunci kepada masing-masing pemilik motor.
“ambil hikmahnya dari kajadian ini, dan perlu di tambahkan kunci tambahan lain di motor,” kata Kapolres.
Ke tiga sepeda motor yang telah di temukan tersebut pada bagian nomop platnya sudah tidak ada. Sebagian kelengkapan motor bahkan sudah tidak ada, yakni pada batang kick starter injak motor scopy milik Wasilah, termasuk kaca spion semua ranmor tidak ada lagi. Ketiga sepeda motor tersebut selama masih dalam proses sidang di Pengadilan Negeri masih berstatus pinjam pakai, karena sewaktu-waktu jika di perlukan dalam persidangan maka sepeda motor pun di tarik ke Pengadilan Negeri sebagai barang bukti aksi kejahatan pencurian kendaraan bermotor.
Pelaku di jerat pasal 363 KUHP dan 480 tentang pencurian dengan pemberatan dan di ancam penjara selama 5 tahun.baz

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook