PUBLIK

Duduk Satu Meja Bahas PeTi Emas

INFOTANAHLAUT.COM-Masih belum hilang dalam ingatan, atas tewasnya 5 orang pekerja tambang emas illegal di Desa Bajuin Kecamatan Bajuin beberapa waktu lalu, menjadi atensi Polres Tanah Laut.

Rabu (22/2) melalui Forum Grup Disscusion (FGD) di aula Rupatama kantor Polres Tala, segenap aparat terkait mulia dari Lurah, Camat, kepala desa, Sat Pol PP, dan Dinas Lingkungan Hidup duduk bersama guan membahas masalah pertambangan emas illegal dan dampak-dampak lainnya.

FGD yang di pimpin oleh Wakapolres Tala Kompol Iwan Hidayat, selanjutntya terjadi dialog, dan selama kurang lebih 1 jam FGD tersebut berlangsung.

Usai di gelarnya FGD, Kasat Binmas Polres Tala AKP H.Aswandi mengatakan, dari hasil pertemuan ada kesepatakan untuk melakukan penertiban tambang-tambang emas yang tidak mengantongi ijin penambangan, dan tidak ada satu lembar pun rekomendasi untuk melakukan penambangan, baik dari kades, camat.

Ia menambahkan, selanjutnya dari hasil FGD sama-sama dilakukan pendataan penambangan tanpa ijin, dan jumlah orang pendatang, karena di sinyalir memang banyak orang luar yang melakukan penambangan atau bekerja di Tanah Laut. Selain itu juga mendata tromol-tromol yang di minta untuk tidak melakukan kegiatan, karena jika mereka beroperasi otomatis pekerjaan penambangan juga akan jalan dan membutuhkan tromol.

Sementara untuk lebih melengkapi hasil yang di putuskan dalam FGD, sudah pasti di teruskan dengan kegiatan sosialisasi.

“sosialisasi selanjutnya di minta kepada pemilik lahan agar mengurus ijin, kalau tidak ada ijin secara tegas di hentikan, namun ijin pn harus benar-benar di kaji lebih jelas dan mendalam, karena dari penilaian Dinas Lingkungan Hidup, dampak nyata adalah pencemaran sungai, dan kerusakan lingkungan,” papar Aswandi.baz

 

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook