PEMKAB TALA

Embung Bakal Dibagun Didesa Sungai Bakar

INFOTANAHLAUTCOM-Guna keperluan para petani di Desa Sungai Bakar Kecamatan Bajuiin, maka Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (DPUPRP) Tanah Laut bersama DPUPRP provinsi Kalsel telah melakukan survei terkait akan di bangunnya embung beberapa waktu lalu. Namun kabarnya, rencana pembangunan embung itu berada dalam kawasan obek wisata, sehingga di butuhkan sebuah koordinasi yang matang dengan Dinas Pariwisata agar ketika sudah mulai di kerjakan tidak memunculkan masalah atau ada pihak-pihak yang di rugikan.
Kepala bidang (Kabid) sumber daya air, Totom Wahyudi pada DPUPRP Tala, Senin (22/10/2018) mengatakan, terhadap pembangunan embung tersebut memerlukan luasan lahan 5 hektar dan dengan kedalamnya antara 4 sampai 5 meter.
“Namun tentunya sebelum memulai pengerjaan dalam hal ini Pemkab Tanah Laut melalui DPUPRP di minta untuk menclearkan lokasinya dulu, baru nanti setelah clear, maka di tahun 2019 bisa di anggarkan, kalau detil desainnya memang belum tahu persis karena yang memegang adalah Balai, dan nanti kalau sudah tidak masalah dengan lahanya akan di ekpose perihal rencana kegiatan tersebut,”kata Totom.
Totom menambahkan, ancar-ancar anggaranya kurang lebih Rp 25 milyar karena di situ juga akan di lengkapi dengan fasilitas umum (Fasum).
Keberadaan embung yang tengah di wacanakan untuk di bangun kedepannya akan menjadi keperluan buat air baku bagi PDAM selain juga untuk wisata air, persawahan dan perkebunan sekitar dengan cakupan luasan 100 hektar sawah maupun kebun warga setempat.
Survie yang telah dilakukan bersama DPUPRP untuk pembangunan embung kabarnya tidak jauh dari lokasi wisata air terjun Bajuin.
Itu juga salah satu yang harus di konsultasikan dengan Dinas Pariwisiata, apakah lahan itu masuk dalam kawasan wisata atau tidak, apakah lahan itu aset pariwisata atau bukan, dan barangkali juga banyak pihak yang harus di koordinasikan seperti Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) Tanah Laut, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tala, Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Setda, Bappeda, Camat, Kades, PU tata ruang, serta Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH), imbuh Totom pula.
Sementara itu kepala Dinas Pariwisata Ahmad Khairin di konfirmasi mengatakan, memang ada di hubungi terkait soal tersebut dan masih akan dilakukan rapat koordinasi dengan berbagai pihak dalam waktu dekat.Tung

1
100%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook