PEMERINTAHAN

Empat Calon Sekda Jalani Ujian

INFOTANAHLAUT.COM-Empat orang pejabat di lingkungan Pemkab Tanah Laut, Sabtu (1/4) pekan tadi mengikuti tahapan ujian atau assessment di aula Barakat lantai 2 Setda Tanah Laut.
Ujian yang di ikuti tersebut terkait untuk jabatan Sekretaris Daerah (Sekda), yang selama ini ini jabatan tersebut masih kosong atau Pelaksana Tugas (Plt).
Sementara mengisi kekosongan jabatan Sekda ini, di jabat oleh Syahrian Nurdin.
Pelaksanaan ujian yang dilakukan oleh 5 orag penguji yakni dari Inspektorat Pemprov Kalsel, BKD Pemprov Kalsel, Asisten 1 bidang Pemerintahan Pemprov Kalsel, Swasta Profesional yakni Yusuf Helmi yang dulunya juga pernah menjabat sebagai Sekda di Tanah Laut, serta dari Direktur Politeknik Negeri Tanah Laut.
Menurut Plt Sekda Tala Syahrian Nurdin mengatakan, peserta calon Sekda ini sesuai aturan harus pernah menduduki jabatan kepala dinas sebanyak 2 kali di level eselon 2b.
“syarat utama memang harus sudah pernah menjabat dua kali pada tingkatan eselon 2b sebagai kepala dinas atau kepala badan, dan hasil keputusan siapa yang kelak menjadi Sekda tidak bisa di ganggu gugat, di samping apakah ke empatnya atau cuma tiga orang yang di sampaikan ke bupati, masih belum di ketahui dan keputusan final masih pada hak priogatif berada di tangan bupati Tala,” jelasnya.
Ia menambahkan, dalam menjalani ujian tersebut makalah yang di buat masing-masing calon judulnya bebas, akan tetapi memuat dan mendukung dari visi dan misi bupati Tala.
Ke empat calon sekda Tala itu yakni Syahrian Nurdin yang pernah menduduki jabatan sebagai Sekretaris Dewan (Sekwan), Kadisnaker, PU,BP2T, dan Asisnten bidang pemerintahan. H.Ahmad Nizar yang pernah menjabat sebagai kepala Bappeda, Dinas Perkebunan, dan Asisten 1. Kemudian M.Raffiki Effendi yang pernah menjabat sebagai Kadisnaker, Dinas Pariwisata dan Asisnten 1, serta terakhir H.Sutrisno yang pernah menjabat sebagai Kadis Pariwisata, Asisten 1, Kadis Perhubungan, Staf Ahli bidang pemerintahan.baz

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook