DUNIA USAHA

Fatmawati Berniat Buka Usaha

INFOTANAHLAUT.COM- Setelah selama 2 hari mengikuti pelatihan membuat aneka kue basah dan kering di kantor Kelurahan Pabahanan, Fatmawati salah satu dari 19 peserta lainnya yang rata-rata kaum perempuan itu berniat untuk membuka usaha jualan aneka kue basah maupun kue kering berkat ilmu yang ia dapatkan selama mengikuti pelatihan tersebut. Beragam aneka kue basah maupun kering telah di hasilkan oleh kaum perempuan itu, namun kendalanya sekarang bagaimana memasarkan aneka macam kue basah maupun kue kering tersebut.
“saya begitu ingin mengembangkan apa yang sudah di dapat ini bersama teman-teman, dan menjual produknya kepada masyarakat, termasuk ingin membuka tempat usaha,” kata Fatmawati.
Keinginan kuat Fatmawati sendiri di kuatkan dengan penjelasan dari kepala dinas tenaga kerja dan perindustrian Tala Masturi.
Bagi peserta yang sudah mengkuti kegiatan ini, dan hasilnya memang layak untuk di pasarkan, jangan takut kalau kini Badan Amil Zakat (BAZ) Tanah Laut pun siap untuk memberikan fasilitas pinjaman dana, termasuk ada pula Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Tuntung Pandang milik BUMD Tala, di sana ibu-ibu dapat mengajukan pinjaman moda usaha untuk mengembangkan produk kue basah maupun kue kering, jelas Masturi.
Masturi menambahkan, di lokasi Kelurahan Kantor Pabahanan ini sangat strategis, posisinya berada di jalan poros, maka dari itu manfaatkanlah posisi strategis ini untuk tambahan nilai pemasukan bagi keluarga, yang sederhana barangkali membuka usaha Angkringan di halaman kantor Kelurahan Pabahanan.
Pelatihan pembuatan kue basah dan kering tersebut di tutup oleh wakil bupati Tala H Sukamta, Rabu (6/9) di aula kantor Kelurahan Pabahanan.
Sebelum di tutup Sukamta mengingatakan kepada peserta, bahwwa di Tanah Laut ini ada orang yang di nilai tangguh dan berhasil dalam hal menjual kue-kue, ia sering di sebut Pamam Adul.
“dulu paman Adul hanya berada di bawah pohon menjual kue-kue, lama kelamaan bisa terkumpul uang dan beli sepeda motor bekas, kesana kemari mengantar kue, dan banyak teman, namun sekarang paman Adul sudah punya ruko yang menampung segala macam kue basah maupun kering. Siapa yang tidak tahu dengan paman Adul di Pelaihari ini, pasti orang bilang bosnya kue,” kata Sukamta.
Sekarang peserta yang sudah ikut pelatihan tinggal berkreasi dan berinovasi dalam menciptakan kue basah maupun kering, dan tinggal kemauan yang kuat untuk mengembangkan usaha kue ini karena lembaga keuangan siap memberikan bantuan modal usaha. Cerita paman Adul jangan di lihat sekarangnya, tapi lihat masa perjuangannya hingga bisa berhasil dan punya nama di masyarakat kota Pelaihari atau bahkan sampai luar Pelaihari.
Pelatihan pembuatan kue kering dan basih tersebut merupakan program peningkatan kesempatan kerja, kegiatan penyiapan tenaga kerja siap pakai khususnya di Kelurahan Pabahanan yang bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Tala. Pada penutupan pelatihan turut di hadiri Lurah Pabahanan Wisnu Kuntarto.baz

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook