PUBLIK

Gejala Hot Spot Mulai Muncul

INFOTANAHLAUT.COM- Wilayah lahan rerumputan atau rawa di sejumlah kecamatan di Kabupaten Tanah Laut mulai di hantui gejala kecil hot spot (titik api), namun demikian akan semakin membesar jika iklim kedepan masih belum turun hujan, sehingga ancaman kebakaran lahan pun kemungkinan akan terjadi dalam beberapa waktu kedepan.
Seperti halnya kebakaran di lahan rawa yang mengering di Desa Banua Anyar Kecamatan Bati-Bati, Senin (14/8) sekitar pukul 12.00 wita api mulai membakar rerumputan rawa yang memang mengering, namun tidak melebar karena dapat di respon cepat oleh anggota pemadam dari Sat Pol PP dan Pemadam serta Badan Penanggulanga Bencana Daerah (BPBD) Tanah Laut.
Sejauh ini memang bisa di katakana gejala kecil untuk hot spot, namun demikan BPBD yang telah memiliki posko pemadam yang pemanen di setiap kecamatan selalu ekstra siaga, terang M.Noor kelapa BPBD Tala saat di konfirmasi.
Kebakaran lahan rawa atau gambut di Desa Banua Anyar Kecamatan Bati-Bati menjadi satu ancaman yang harus segera dilakukan antisipasi, karena memang kontur lahan di tempat tersebut acap kali menjadi langganan api.
Informasi di peroleh dari Edwin Sihol salah seorang anggota dari Pemadam Kebaran Dan Sat Pol PP Tala menyebutkan, di lokasi lain seperti Desa Tanggul Kecamatan Bati-Bati, penanganan kebakaran lahan di lakukan oleh Manggala Agni, pasalnya saat BPBD menuju lokasi, tidak ada akses jalan menuju titik api, dan BPBD Tala langsung putar haluan mengatasi kabakaran di lokasi di Desa Banua Anyar.
Penanganan kebakaran lahan ini dilakuan dengan menggunakan peralatan alat semprot punggung, dan dengan menggunakan ranting pohon. Api pun dapat di padamkan, sehingga api tidak meluas.baz

0
0%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
0
0%
angry

Komentar Facebook