PUBLIK

Gerombolan Monyet Serang Pemukiman

INFOTANAHLAUT.COM-Warga yang berada di Jalan Teluk Baru Rt 8 Kelurahan Karang Taruna harus dengan sabar menghadapi serangan kawanan Monyet hutan yang liar. Akibatnya, sejumlah warga pun jadi tidak bisa untuk bercocok tanam, pasalnya sudah pasti tanaman akan di obrak-obrik monyet.
Tidak jauh dari pemukiman warga, khususnya di Rt 8 memang masih dalam hamparan hutan yang di yakini sebagai tempat tinggal kawanan monyet. Aksi serangan monyet-monyet tersebut di duga karena kelaparan, sehingga mencari makan di sekitar rumah warga, di samping secara perlahan tempat tinggal mereka yang berbatasan dengan daerah Bramban sudah mulai berdiri rumah-rumah warga, sehingga membuat ketersediaan makanan pun jadi berkurang dan menyerang tanaman buah warga yang masih belum matang seperti buah Rambutan dan Sawo.
Cerita dari warga setempat Mujiono,Selasa (11/09/2018) mengatakan, memang sudah cukup lama monyet-monyet tersebut menyerang pemukiman, awalnya sedikit namun kini jumlahnya banyak. Kedatangan mereka bisa di pagi hari sekitar pukul 07.00 wita dan sore hari menjelang petang sekita pukul 18.30 wita.
“sekali datang dalam jumlah kurang lebih 20 ekor baik yang besar,sedang,maupun masih anak-anak, dan kalau suda datang bergerombol maka beberapa barang-barang di teras rumah seperti kembang dalam pot di cabik-cabik, belum lagi jemuran baju pasti di tarik-tarik,dan parahnya naik ke atas atap rumah warga maupun atap sebuah bangunan TPA yang pada akhirnya menyisakan kerusakan atap rumah, termasuk antena parabola pun di goyang-goyang,”kata Mujiono.
Monyet-monyet tersebut memang tidak menggigit karena ia pun takut kalau orang mendekat, namun karena aksi nakalnya yang membuat kesal warga. Jika ada warga yang punya ternak ayam pun di pastikan telur-telur ayam bakal habis di ambil kawanan monyet.
Warga terpaksa harus menutup rapat jendela-jendela rumah karena tidak segan-segan monyet pun berani masuk ke dalam rumah. Atas kondisi demikian, para penjual sayur keliling pun jadi enggan masuk ke pemukiman warga, karena sudah pasti dagangan sayur pun bakal jadi sasaan kawanan monyet.
Mujiono menambahkan, memang sudah pernah di laporkan ke Badan Kosnsevasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan monyet tersebut kategori hama sehingga boleh saja untuk di bunuh. Ada warga yang mencoba menembak monyet dengan senapan angin, namun kadang juga kasihan juga untuk membunuhnya. Populasinya pun kian bertambah,tutupnya.
Saat di kunjungi kelokasi, awalnya tidak satu ekor pun terlihat. Setelah di tunggu antara 15 sampai 30 menit, monyet-monyet tersebut mulai keluar dari sebuah pohon Nangka yang besar. Jika masih ada orang monyet masih enggan mendekat ke rumah warga, begitu sebaliknya jika tidak ada orang maka kawanan monyet pun mendekati rumah warga dan memporak-porandakan sejumlah barang-barang milik warga.Tung

2
66%
like
0
0%
love
0
0%
haha
0
0%
wow
0
0%
sad
1
33%
angry

Komentar Facebook